Kim Jong Un Terus Genkot Produksi Nuklir Korut

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jun 2026, 10:04
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua kiri) menghadiri upacara peluncuran kapal selam tempur nuklir taktis pertama di Korea Selatan, Rabu, 6 September 2023. Tugas pertama kapal selam nuklir itu adalah berpatroli di perairan antara Semenanjung Korea Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua kiri) menghadiri upacara peluncuran kapal selam tempur nuklir taktis pertama di Korea Selatan, Rabu, 6 September 2023. Tugas pertama kapal selam nuklir itu adalah berpatroli di perairan antara Semenanjung Korea (Antara)

Ntvnews.id, Pyongyang - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat program nuklir negaranya. Dalam lima tahun terakhir, produksi senjata nuklir Pyongyang dilaporkan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Dilansir dari KCNA, Kamis, 4 Juni 22026, Kim menyatakan bahwa Korea Utara akan terus meningkatkan kemampuan nuklir militernya secara "eksponensial" atau berlipat ganda. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia mengunjungi fasilitas produksi material nuklir di negara tersebut.

Menurut laporan kantor berita negara Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), Kim memaparkan rencana besar untuk memperkuat daya gentar nuklir negaranya dalam beberapa tahun mendatang.

Dalam kunjungan tersebut, Kim mengungkapkan adanya "rencana masa depan ambisius yang dirancang untuk memperkuat kekuatan nuklir negara kita dengan laju eksponensial," demikian laporan KCNA.

Pemerintah Korea Utara selama ini memandang persenjataan nuklir sebagai alat pertahanan utama untuk menghadapi ancaman dari Korea Selatan dan pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di Semenanjung Korea.

Baca Juga: Kim Jong Un Sanjung Tentara Korut yang Bunuh Diri di Perang Ukraina

Kim menilai peningkatan kapasitas produksi nuklir yang dilakukan negaranya merupakan pencapaian besar dalam memperkuat kemampuan pertahanan nasional.

"Ini menandakan perubahan yang luar biasa dan sukses yang melampaui deskripsi retorika, sebuah peristiwa bersejarah yang telah menetapkan tonggak penting dalam peningkatan kemampuan nuklir kita secara cepat," tegas Kim.

Dalam kesempatan yang sama, ia kembali menolak tekanan dari Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya yang selama ini mendesak Pyongyang untuk menghentikan program nuklir. Kim menegaskan bahwa Korea Utara tidak akan menyerahkan persenjataan nuklir yang dimilikinya dan menyebut kebijakan tersebut sebagai jalan yang "tidak dapat diubah."

Arsip foto - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri Rapat Pleno ke-10 Komite Sentral ke-8 Partai Pekerja Korea di Pyongyang, Korea Utara, dalam foto tak bertanggal yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat resmi Korea Utara, 2 Juli 2024. ANTARA/KCNA <b>(Antara)</b> Arsip foto - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri Rapat Pleno ke-10 Komite Sentral ke-8 Partai Pekerja Korea di Pyongyang, Korea Utara, dalam foto tak bertanggal yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat resmi Korea Utara, 2 Juli 2024. ANTARA/KCNA (Antara)

Korea Utara sendiri telah menarik diri dari Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons pada 1993. Sejak saat itu, negara tersebut menjadi subjek berbagai resolusi dan sanksi internasional. Sejumlah pengamat meyakini Pyongyang kini memiliki puluhan hulu ledak nuklir.

Sepanjang pengembangan program nuklirnya, Korea Utara telah melaksanakan enam kali uji coba nuklir. Langkah tersebut terus memicu kekhawatiran komunitas internasional karena dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan keamanan di kawasan Asia Timur dan dunia.

TERKINI

Kim Jong Un Terus Genkot Produksi Nuklir Korut

Luar Negeri Kamis, 4 Jun 2026 | 10:04 WIB

Pembersihan Militer China Meluas, Xi Jinping Perkuat Kontrol

Luar Negeri Kamis, 4 Jun 2026 | 10:04 WIB

Israel dan Lebanon Kembali Sepakati Gencatan Senjata

Luar Negeri Kamis, 4 Jun 2026 | 10:03 WIB

Prabowo Akui Sedih Ganti Pimpinan BGN, Tegaskan Hal Ini

Nasional Kamis, 4 Jun 2026 | 10:02 WIB

Trump Ingin Ngebet Bertemu Mojtaba Khamenei

Luar Negeri Kamis, 4 Jun 2026 | 10:00 WIB

Ngeri, Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang

Luar Negeri Kamis, 4 Jun 2026 | 09:57 WIB
Load More
x|close