Dua Anggota Brimob Polda Banten Terluka Usai Diduga Diserang Debt Collector

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jun 2026, 14:51
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Dua Anggota Brimob Polda Banten Terluka Usai Diduga Diserang Debt Collector Dua Anggota Brimob Polda Banten Terluka Usai Diduga Diserang Debt Collector (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Dua personel Satuan Brimob Polda Banten mengalami luka serius setelah diduga menjadi korban pengeroyokan dan penyerangan oleh sejumlah debt collector (DC) di Jalan Raya Serang–Cilegon, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa 2 Juni 2026.

Korban diketahui bernama Bripda MF dan Bripda AY. Insiden terjadi sekitar pukul 22.00 WIB saat sekelompok debt collector diduga hendak melakukan penarikan kendaraan milik salah seorang anggota Brimob. Situasi kemudian memanas dan berujung pada aksi kekerasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu terduga pelaku diduga mengambil kapak dari dalam mobil Toyota Fortuner dan menyerang anggota Brimob menggunakan senjata tajam.

Akibat serangan tersebut, Bripda MF mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan. Korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, Bripda AY mengalami pendarahan di bagian hidung dan kaki serta dislokasi pada bahu kiri. Saat ini korban menjalani perawatan di RSDP Serang.

Pasca-kejadian, puluhan personel Satbrimob Polda Banten bergerak melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri. Sekitar 30 anggota Brimob diterjunkan untuk menyisir sejumlah lokasi di wilayah Kota Serang.

Baca Juga: Fakta-fakta OTT KPK di Imigrasi Jakarta Barat

Para pelaku diketahui melarikan diri menggunakan dua unit mobil Toyota Fortuner berwarna hitam. Polisi kemudian melakukan pengejaran dan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Dalam perkembangan terbaru, aparat telah mengamankan dua orang yang diduga terkait dengan aksi kekerasan tersebut. Keduanya saat ini berada dalam pengawasan petugas sambil menjalani perawatan medis di RSDP Serang.

Penanganan kasus kini berada di bawah Tim Resmob Polda Banten yang masih mendalami kronologi kejadian serta peran masing-masing terduga pelaku. Polisi juga masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota Brimob tersebut.

Kapolresta Serang Kota, Yudha Satria, menegaskan bahwa aparat akan mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak seluruh pihak yang terbukti terlibat.

"Kasus ini saat ini sedang ditangani oleh Tim Resmob Polda Banten dan terus didalami untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut," ujarnya, Rabu 3 Juni 2026.

Polisi juga mengimbau masyarakat dan seluruh pihak yang terkait untuk menahan diri serta mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum guna mencegah terjadinya konflik lanjutan.

x|close