Puslabfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Kemayoran, Ambil Sampel dari Titik Awal Api

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jun 2026, 14:21
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Petugas dari Puslabfor Mabes Polri saat mengambil sampel di lokasi kebakaran yang berada di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). ANTARA/Khaerul Izan Petugas dari Puslabfor Mabes Polri saat mengambil sampel di lokasi kebakaran yang berada di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). ANTARA/Khaerul Izan (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran besar yang melanda kawasan permukiman padat di Kemayoran, Jakarta Pusat, dan menghanguskan sekitar 300 rumah semi permanen.

Tim yang terdiri atas empat personel tiba di lokasi pada Rabu sekitar pukul 12.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi mata sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut di area yang diduga menjadi titik awal munculnya api.

Setelah memperoleh keterangan awal, tim bergerak menuju lokasi yang diperkirakan sebagai sumber kebakaran di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran. Di area tersebut, petugas melakukan pengambilan sejumlah sampel yang akan digunakan untuk kepentingan penyelidikan forensik.

Baca Juga: Disdik DKI Pastikan Siswa Korban Kebakaran Kemayoran Tetap Bisa Ikut Ujian Susulan

Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas mengumpulkan material berupa abu dan sisa-sisa kebakaran dari titik yang diduga menjadi asal mula api. Sampel tersebut selanjutnya akan dianalisis di laboratorium guna membantu mengungkap penyebab pasti insiden kebakaran.

Proses pengambilan sampel berlangsung sekitar satu jam. Selain mengamankan barang bukti, tim juga kembali meminta keterangan dari sejumlah saksi sebagai bagian dari upaya pendalaman kasus.

Baca Juga: Polisi Periksa Lima Saksi untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Besar di Kemayoran

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengungkapkan bahwa penyidik telah memeriksa lima orang saksi terkait kebakaran yang terjadi pada Senin, 1 Juni 2026 malam tersebut. Namun, saksi yang diperiksa bukan berasal dari kalangan korban karena sebagian besar warga terdampak masih mengalami trauma dan syok akibat musibah tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat keterangan yang menyebutkan bahwa kebakaran kemungkinan dipicu oleh kompor. Meski demikian, polisi masih terus mendalami informasi tersebut dan belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran.

"Kami masih meminta keterangan saksi yang dari pihak luar, dengan alasan beberapa saksi lainnya yang menjadi potensi untuk kita mintai keterangan itu masih syok," tutur Reynold.

(Sumber: Antara)

x|close