Ntvnews.id, Washington D.C - Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia akibat pecahnya sebuah tangki bahan kimia di fasilitas milik Nippon Dynawave Packaging yang berlokasi di negara bagian Washington, Amerika Serikat.
Dilansir dari AFP, Senin, 1 Juni 2026, Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa sembilan pekerja yang sebelumnya dinyatakan hilang telah ditemukan dalam operasi pencarian yang dilakukan selama beberapa hari di lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa lalu ketika sebuah tangki berisi "white liquor" mengalami ledakan jenis implosi di pabrik pengolahan kertas tersebut. Sebelumnya, dua korban jiwa telah dipastikan meninggal tidak lama setelah insiden berlangsung.
White liquor merupakan larutan kimia yang mengandung sodium hydroxide dan sodium sulfide. Bahan tersebut lazim digunakan dalam proses produksi bubur kertas atau pulp pada industri pengolahan kertas.
Baca Juga: Kebakaran Asrama Putri Tewaskan 16 Siswa, Puluhan Luka-Luka
Menurut laporan yang dikutip dari Miami Herald, Wakil Kepala Cowlitz 2 Fire & Rescue, Kurt Stitch, menjelaskan bahwa tim penyelamat melakukan pencarian intensif dengan menyisir reruntuhan di dalam bangunan serta memanfaatkan drone untuk memantau area sekitar lokasi.
Tangki yang mengalami kerusakan diketahui menampung sekitar 900 ribu galon atau setara dengan 3,4 juta liter white liquor. Besarnya kapasitas tangki tersebut membuat proses evakuasi dan pencarian korban berlangsung cukup kompleks.
Pejabat setempat juga mengungkapkan bahwa hasil pengujian menunjukkan adanya kontaminasi yang sempat masuk ke Sungai Columbia yang berada tidak jauh dari lokasi pabrik. Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan indikasi dampak negatif terhadap kualitas udara maupun pasokan air minum di Kota Longview.
Pihak berwenang terus melakukan pemantauan lingkungan guna memastikan tidak terjadi risiko lanjutan bagi masyarakat sekitar akibat kebocoran bahan kimia tersebut.
Nippon Dynawave Packaging merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Nippon Paper Industries, produsen kertas terbesar kedua di Jepang berdasarkan nilai penjualan.
Perusahaan induk tersebut mengakuisisi fasilitas pabrik di Longview dari perusahaan kehutanan asal Seattle, Weyerhaeuser, dengan nilai transaksi mencapai 225 juta dolar AS. Setelah proses akuisisi, Nippon Dynawave Packaging resmi didirikan pada 2016 untuk mengelola operasional pabrik tersebut.
Hingga kini, penyebab pasti pecahnya tangki masih dalam tahap penyelidikan. Otoritas terkait bersama pihak perusahaan terus mengumpulkan data guna mengetahui faktor yang memicu kecelakaan industri yang menewaskan 11 orang tersebut.
Ilustrasi mayat. (Antara)