Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Langsung Jalani Operasi Ditemani Istri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Mei 2026, 15:49
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Nadiem Makarim Nadiem Makarim (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim. Setelah menjalani serangkaian persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun 2019–2022, Nadiem dilaporkan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani tindakan operasi darurat.

Kabar ini mencuat hanya berselang beberapa jam setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan 18 tahun penjara terkait kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang menyeret namanya. Kondisi kesehatan pendiri Gojek ini dikabarkan menurun drastis akibat tekanan psikologis dan kelelahan fisik yang luar biasa.

Suasana ruang sidang yang semula panas berubah menjadi penuh keprihatinan saat Nadiem tampak pucat usai mendengar angka "18 tahun" dibacakan oleh Jaksa. Meski sempat berusaha tegar dan menyalami tim kuasa hukumnya, Nadiem dilaporkan mengeluh sakit hebat pada bagian perut dan sesak napas saat menuju kendaraan yang membawanya.

"Kemarin hari dimulai di pengadilan. Malam tadi, Nadiem masuk ke meja operasi untuk kelima kalinya. Di antara dua momen itu, kami hanya bisa berdoa. Saya tidak akan berbicara tentang tuntutan yang mereka bacakan. Yang saya tahu, saya ada di sini, kami semua tetap disini. Dan ia, dengan segala yang sedang ditanggungnya, tidak sendiri," tulis unggahan Franka Makarim, 14 Mei 2026.

Pihak keluarga melalui juru bicaranya mengonfirmasi bahwa Nadiem harus segera menjalani operasi karena adanya komplikasi kesehatan yang selama ini dirahasiakan dari publik.

"Kondisi kesehatan beliau memang menurun sejak sebulan terakhir. Tekanan persidangan hari ini menjadi puncaknya. Dokter menyarankan tindakan operasi segera demi keselamatan nyawa beliau," ungkapnya.

Di tengah badai hukum dan kesehatan yang menerjang, sosok sang istri, Franka Franklin, menjadi sorotan. Franka terlihat setia mendampingi sang suami sejak keluar dari ruang sidang hingga masuk ke ruang radiologi dan meja operasi.

Mengenakan pakaian serba hitam dengan masker yang menutupi sebagian wajahnya, Franka tampak mencoba tenang meski gurat kesedihan tidak bisa disembunyikan dari matanya. Ia terus menggenggam tangan Nadiem sebelum sang suami masuk ke ruang operasi.

"Ibu Franka adalah kekuatan terbesar Pak Nadiem saat ini. Beliau tidak beranjak sedikit pun dan terus meminta doa dari teman-teman serta kerabat untuk kelancaran operasi dan keadilan bagi suaminya," lanjut juru bicara tersebut.

Tuntutan 18 tahun penjara yang dijatuhkan JPU dinilai banyak pihak sebagai salah satu tuntutan paling berat bagi tokoh publik di era ini. Selain tuntutan kurungan, Nadiem juga diwajibkan membayar denda serta uang pengganti yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

Tim kuasa hukum Nadiem sendiri menyatakan keberatan yang sangat keras atas tuntutan tersebut. Mereka menilai jaksa mengabaikan bukti-bukti kuat yang diajukan selama persidangan dan cenderung memaksakan pasal.

"Tuntutan ini sangat tidak masuk akal dan terkesan dipaksakan. Namun, fokus kami saat ini adalah kesehatan Pak Nadiem terlebih dahulu. Kami berharap beliau segera pulih agar bisa membacakan nota pembelaan (pledoi) secara langsung," ungkap salah satu pengacara Nadiem.

x|close