Ntvnews.id, Jakarta - Pedangdut Anisa Bahar dan Ratu Meta melaporkan seseorang inisial NM terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan travel umrah yang menimpanya.
Dalam hal ini, pemilik goyang patah-patah itu menanggung kerugian hingga ratusan juta. Dalam perkara ini Anisa Bahar yang didampingi oleh tim kuasa hukumnya bersama Ratu Meta menjalani pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan.
"Ya lumayan sih, ya, ratusan juta lah (kerugiannya),” kata Ratu Meta ke awak media, Senin, 20 April 2026.
Menurut keterangan kuasa hukum Anisa Bahar dan Ratu Meta, bahwa kerugian tersebut harus dilihat secara akumulasi dari seluruh korban.
“Jadi gini, jadi kalau kita bicara kerugian, ya, kita harus lihat secara kumulatif seluruhnya ya. Jadi kalau total keseluruhan tuh nilainya ya besar. Cuma kan karena dia mintanya per orang-per orang, ya korbannya ya masing-masing gitu," terangnya.
Dalam hal ini, pelantun lagu colak-colek itu mendesak segala bentuk tanggung jawab yang dijanjikan oleh NM sebagai orang terdekatnya.
"Sebenarnya sih bukannya masalah uangnya, tapi lebih ke tanggung jawab dan penipuannya itu lho. Itu yang, yang kita harus tindak lanjuti sih supaya nggak ada korban-korban," jelasnya.
Untuk korban dugaan penggelapan dan penipuan yang dilakukan NM sendiri diduga sudah terjadi sejak tahun 2020 lalu, hingga menelan banyak korban lainnya.
"banyak banget! Korbannya banyak, kita sampai ada grup WhatsApp juga gitu. Jadi, eh, case-nya juga, eh, jadi sama ya ceritanya, cuman beda tanggal dan bulan," pungkas Anisa Bahar.
Anisa Bahar, Ratu Meta (Instagram)