Ntvnews.id , Jakarta - Dokter spesialis gastroenterologi Vishal Seth meluruskan anggapan yang beredar di masyarakat bahwa permen karet yang tertelan dapat bertahan di dalam perut selama bertahun-tahun atau memicu gangguan lambung serius.
Menurutnya, keyakinan tersebut tidak benar dan justru menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu.
"Orang-orang tidak perlu khawatir dan jangan tegang, karena permen karet yang tertelan tidak akan tinggal di perut selama bertahun-tahun," kata dokter dari Rumah Sakit Apollo Spectra tersebut, seperti dikutip dari Hindustan Times pada Sabtu, 18 April 2026.
Baca Juga: DPR Mau Kesehatan Mental Masuk Kurikulum Nasional
Ia menjelaskan bahwa meskipun permen karet tidak mudah dicerna seperti makanan pada umumnya, benda tersebut tidak akan menetap di dalam tubuh dalam jangka waktu lama.
Menurutnya, permen karet tetap akan melewati sistem pencernaan sebagaimana makanan lainnya.
Setelah berada di lambung, permen karet akan bergerak ke usus, kemudian mengikuti proses pencernaan hingga akhirnya dikeluarkan bersama feses.
Dr. Seth menyebutkan bahwa permen karet yang tertelan biasanya akan keluar dari tubuh dalam waktu sekitar empat hingga lima hari.
"Tubuh tidak akan menyimpannya selama bertahun-tahun sama sekali," ucapnya.
Baca Juga: 10 Manfaat Kunyit yang Luar Biasa, Menyehatkan Pencernaan hingga Bantu Diet
Ia juga memastikan bahwa permen karet tidak akan menempel pada organ tubuh, seperti usus maupun dinding lambung.
"Permen karet tidak akan meningkatkan kemungkinan gejala seperti sakit perut, rasa berat, gangguan pencernaan, muntah, mual, atau sembelit, atau memengaruhi kesehatan secara keseluruhan," ia menjelaskan.
(Sumber: Antara)
Arsip Foto - Pemain Cincinnati Reds Eugenio Suarez meniup permen karet di lapangan Nationals Park, Washington, Amerika Serikat, Rabu (26/5/2021). (REUTERS/Tommy Gilligan-USA TODAY Sports) (Antara)