Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Gegara Jual Makanan Sedekah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Feb 2026, 07:00
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Taqy Malik Taqy Malik (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Influencer sekaligus pelafal Qur'an Taqy Malik, namanya tengah menjadi sorotan publik usai dituding sengaja menaikan harga wakaf Al-Qur'an senilai Rp330 ribu.

Siapa sangka sebelum diduga melakukan mark up wakaf mushaf Al-Qur'an, Taqy juga sempat dicari oleh polisi Arab Saudi, lantaran dianggap menjual makanan hasil sedekah. Hal itu dibeberkan oleh tour guide umrah bernama Randy Permana.

"Dia buka sedekah makanan, yang di mana rata-rata harga sedekah makanan kurang lebih sekitar 8 Riyal, 10 Riyal sampai 15 Riyal. Itu kurang lebih kalau dikurskan secara Rupiah mungkin dalam Rp50.000-an lah," kata Randy, 13 Februari 2026.

Makanan yang seharusnya dijual seharga Rp50 ribu namun dijual oleh Taqy senilai Rp100 ribu kepada para jamaah.

"Tapi dia membuka itu dengan harga Rp100.000 per boks," sambungnya.

Lebih lanjut, Randy menegaskan jika aturan pemerintah setempat tidak memperbolehkan jual beli makanan sedekah.

"Secara hukum di Saudi, menggalang sedekah atau donasi secara online di luar otoritas Saudi itu ilegal. Makanya kenapa tahun lalu Taqy dicari polisi," imbuhnya.

Saat momen tersebut, mantan suami Salmafina Sunan itu diduga mengetahui bahwa dirinya mulai dicari polisi dan nekat pindah hotel menginap.

"Dicarilah dia oleh polisi sekitar. Sampai yang awalnya dia stay di hotel, dia kabur, cari apartemen yang jauh dari masjid saat itu, tahun itu," jelasnya.

Sejauh artikel ini diterbitkan, belum ada konfirmasi langsung dari Taqy Malik terkait tudingan menaikan harga wakaf Al-Qur'an diduga demi meraup keuntungan pribadi bernilai miliaran rupiah.

x|close