Ntvnews.id, Korea Selatan - Agensi Kim Soo Hyun, Gold Medalist, mengumumkan bahwa ibu mendiang Kim Sae Ron, pengacara keluarga, serta seorang YouTuber telah dilimpahkan ke kejaksaan atas dugaan pencemaran nama baik dan sejumlah pelanggaran lain terkait tuduhan terhadap aktor tersebut.
Baca juga: ILLIT Comeback dengan Mini Album ‘BREAK EVEN’, Song Kang Jadi Cameo di MV ‘You’re Under Arrest’
Pada 26 Oktober, Gold Medalist merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi palsu mengenai Kim Soo Hyun telah dilimpahkan ke kejaksaan tanpa penahanan.
“Setelah Kim Se Ui, kepala kanal YouTube Garo Sero Research Institute, didakwa dan ditahan, tuduhan pidana terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi palsu serta pelanggaran terkait juga telah diakui, dan mereka dilimpahkan ke kejaksaan tanpa penahanan,” demikian pernyataan agensi, dikutip dari Allkpop, Selasa, 27 Oktober 2026.
Kim Sae Ron, Kim Soo Hyun (Instagram)
Menurut Gold Medalist, pihak-pihak yang dilimpahkan mencakup ibu Kim Sae Ron dan seseorang yang diduga menyamar sebagai bibi mendiang aktris tersebut. Mereka menghadapi sejumlah dugaan pelanggaran, termasuk pencemaran nama baik melalui penyebaran informasi palsu berdasarkan Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi, penyebaran materi yang direkam secara ilegal berdasarkan undang-undang terkait kejahatan seksual, serta percobaan pemaksaan.
Selain itu, pengacara keluarga Kim Sae Ron, Bu Ji Seok, dan YouTuber Kwon Young Chan, pengelola kanal Kwon Young Chan TV, juga dilimpahkan ke kejaksaan setelah menjalani penyelidikan polisi secara terpisah.
Gold Medalist menyebut Bu Ji Seok menghadapi dugaan pencemaran nama baik berdasarkan hukum pidana dan Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi. Sementara itu, Kwon Young Chan diduga menyebarkan materi yang termasuk dalam kategori pelanggaran undang-undang terkait kejahatan seksual.
Agensi tersebut juga menuding keduanya terlibat dalam dua konferensi pers yang menggunakan materi yang diduga telah dipalsukan atau dimanipulasi dan diidentifikasi oleh penyidik. Materi tersebut mencakup percakapan KakaoTalk yang telah diubah serta rekaman audio yang dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Menurut agensi, kedua orang tersebut tidak termasuk dalam laporan pidana awal.
Di sisi lain, polisi memutuskan untuk tidak melimpahkan ayah Kim Sae Ron ke kejaksaan.
Kasus ini bermula pada Maret 2025, ketika keluarga Kim Sae Ron dan Kim Se Ui melontarkan tuduhan bahwa Kim Soo Hyun pernah menjalin hubungan dengan mendiang aktris tersebut saat ia masih di bawah umur. Kim Soo Hyun mengakui pernah berpacaran dengan Kim Sae Ron, tetapi membantah bahwa hubungan mereka dimulai ketika sang aktris masih di bawah umur.
Menanggapi tuduhan tersebut, agensi Kim Soo Hyun kemudian mengajukan laporan pidana terhadap Kim Se Ui dan sejumlah pihak lain atas dugaan pencemaran nama baik.
Kim Se Ui ditangkap pada Mei 2025 setelah hakim Pengadilan Distrik Pusat Seoul menerbitkan surat perintah penangkapan karena adanya kekhawatiran bahwa ia dapat menghilangkan barang bukti atau melarikan diri. Pada Juni 2025, ia kemudian didakwa dan ditahan atas sejumlah tuduhan, termasuk pencemaran nama baik, penyebaran materi yang direkam secara ilegal, penguntitan, percobaan pemaksaan, dan ancaman.
Dalam pernyataan terbarunya, Gold Medalist menyampaikan apresiasi kepada pihak penyidik karena telah memeriksa kasus tersebut dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada pihak berwenang atas upaya mereka dalam memeriksa fakta secara menyeluruh berdasarkan berbagai materi dan bukti objektif, serta mengungkap dugaan pelanggaran dan pihak-pihak yang terlibat,” ujar agensi tersebut.
Kim Sae Ron, Kim Soo Hyun (Instagram)