Dua Publik Figur Ngaku Nirempati ke Pejabat Kalimantan Soal Penanganan Karhutla

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Okt 2026, 10:14
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Petugas BPBD Kabupaten Banjar berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (2/9/2026) Petugas BPBD Kabupaten Banjar berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (2/9/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kritik pedas dilayangkan oleh sejumlah pesohor Tanah Air terhadap para pejabat pemerintah menyusul situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan. YouTuber Jerome Polin dan aktris Audi Marissa secara terbuka mengungkapkan rasa kekecewaan mendalam atas pernyataan sejumlah pejabat yang dinilai meremehkan keparahan bencana asap tersebut.

Kekecewaan ini bermula dari pernyataan pihak pejabat berwenang yang sempat menyebutkan bahwa kondisi di Kalimantan masih terkendali dan belum memerlukan penetapan status bencana nasional. Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari masyarakat luas, termasuk dari kalangan pesohor yang memiliki basis pengikut besar di media sosial.

Jerome Polin <b>(Instagram)</b> Jerome Polin (Instagram)

Melalui akun Threads pribadinya, Jerome Polin menyoroti sikap para pejabat yang dianggap lepas tangan dan tidak peka terhadap penderitaan warga terdampak. Jerome menilai para pejabat tersebut dapat bersikap demikian karena tidak menetap secara langsung di lokasi bencana.

"Pejabat Kalimantan yang bilang Kalimantan masih baik-baik aja, belum layak jadi bencana nasional dan lain-lain," tulis Jerome dalam Threads, 14 Oktober 2026.

Baca Juga: Karhutla Ganggu Penerbangan, 1.070 Penumpang Terdampak

Ia menambahkan bahwa mereka yang mengeluarkan pernyataan tersebut tidak merasakan langsung penderitaan di lapangan. Sebaliknya, warga setempat harus berjuang menghadapi udara tercemar dalam keseharian mereka.

"Mereka bisa bilang gitu ya karena mereka kabur, mereka gak tinggal di sana. Gak merasakan penderitaannya. Yang tinggal di sana pun mungkin sehari-hari pake tabung oksigen, bejibun air purifier, dan lain-lain. Udah nirempati, inkompeten, jahat pula," lanjutnya.

Audi Marissa  <b>(Instagram)</b> Audi Marissa (Instagram)

Hal serupa juga diungkapkan oleh aktris Audi Marissa. Ia mengaku merasakan sakit hati mendalam setiap kali mendengar pejabat menyatakan situasi di lapangan masih aman, padahal realitasnya jauh lebih parah dan telah memakan banyak korban jiwa maupun kesehatan.

"Sakit hati banget setiap pejabat-pejabat itu bilang kalau di sana masih aman-aman saja. Padahal kenyataannya lebih parahhh, kok bisa ya ada orang yang jahat kayak gitu. Udah banyak korban pun masih dibilang aman," ungkap Audi melalui unggahannya.

Baca Juga: Foto Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Singapura Viral saat Karhutla

Pernyataan dari Jerome Polin dan Audi Marissa ini mendapat banyak dukungan dari netizen dan sepakat dengan hal tersebut. Banyak warganet yang turut menyuarakan keresahan serupa, mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk lebih transparan, mempercepat penanggulangan karhutla secara komprehensif, serta memberikan perhatian medis yang memadai bagi para korban kabut asap di Kalimantan.

Di sisi lain, salah satu pengakuan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud sontak jadi sorotan publik lantaran menyebut kondisi Kalimantan Timur masih aman di tengah Karhutla yang tak kunjung padam.

"Kualitas udara Alhamdulillah masih dalam kondisi aman, tetapi anak-anak sekolah masih kita liburkan dan kita berikan masker untuk kegiatan di luar rumah. Dan MBG tetap jalan," ucap Rudy Mas'ud.

x|close