Tunggu Hasil KNKT, BP BUMN Siap Evaluasi KAI Buntut Tragedi Maut Bekasi Timur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 17:16
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Badan Pengawas (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria Kepala Badan Pengawas (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Pengawas (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyampaikan bahwa pihaknya akan menjadikan hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai dasar evaluasi menyeluruh terhadap manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyusul kecelakaan kereta api di Bekasi.

Dony menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya mencakup penyebab kecelakaan, tetapi juga dampak serta kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam sistem operasional transportasi massal.

"Di sisi kami itu akan kita evaluasi juga bagaimana penyebab, efek, apakah ada unsur dan lain-lain. Kita tunggu hasil dari pada KNKT, itu akan kita jadikan sebagai bahan untuk evaluasi daripada manajemen kita," ucap Dony di Kemenko Perekonomian, Selasa 28 April 2026.

Dony yang sempat meninjau langsung lokasi kejadian pada malam kecelakaan turut menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban. 

Baca juga: Danantara Buka Suara soal KA Argo Bromo Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Ia mengungkapkan bahwa isu keselamatan perlintasan kereta sebenarnya telah menjadi prioritas pemerintah tahun ini, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Pertama-tama tentu kita tadi malam saya juga kesana, kita turut berduka cita dan prihatin terhadap kecelakaan yang terjadi. Ini sebetulnya sudah masuk dalam program kerja kita tahun ini sebagaimana diarahkan bapak presiden kepada kurang lebih 1.800 lintasan kereta selama itu wajib diperbaiki harus ada pintunya," ungkap Dony.

"Dengan kejadian ini kita melakukan evaluasi total terhadap keamanan daripada transportasi masal kita. Dan itu bapak presiden menyampaikan akan ada tambahan untuk keseluruhan dari proses keamanan, dan juga kita akan evaluasi," lanjutnya.

Mengenai santunan bagi korban, ia menegaskan dana disiapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagai pemilik prasarana, meskipun BP BUMN juga memiliki anggaran tersendiri.

Baca juga: Danantara Tunggu Hasil Tender Lahan Kampung Haji di Makkah, Proses Terdampak Geopolitik

"Dari pemerintah memang ini kan Kemenhub yang memang prasarana itu menjadi dari pemerintah juga," tandasnya.

x|close