Bos Bursa Minta Investor Tetap Rasional di Tengah Konflik Timur Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 11:59
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Arsip foto - Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus merosot pada perdagangan hari ini, Senin 2 Maret 2026.

Adapun, indeks saham Indonesia sempat bergerak pada level terendah di posisi 8.000an.

Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengingat investor agar bersikap rasional dan tetap memperhatikan fundamental emiten dalam mengambil keputusan investasi.

"Menghadapi ketidakpastian yang meningkat akibat eskalasi geopolitik yang terjadi di tingkat global, kami menghimbau investor tetap rasional dan selalu memperhatikan fundamental" ucap Jeffrey dalam keterangan tertulisnya, Senin 2 Maret 2026.

Baca juga: Konflik Iran–Israel Memanas, IHSG Senin Dibuka di Zona Merah

"Sesuaikan strategi investasi dengan toleransi risiko masing masing investor," lanjutnya.

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin 2 Maret 2026.

Berdasarkan data RTI, pada awal sesi indeks terus bergerak di zona merah hingga berada di posisi terendah harian di level 8.039,508

Hingga pukul 11.34 WIB, IHSG tercatat turun 1,62 persen ke level 8.101,598.

Pergerakan indeks menunjukkan tekanan jual yang cukup dominan di awal sesi.

Tercatat sebanyak 107 saham berada di zona hijau, sementara 639 saham melemah dan 69 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. 

Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu pagi (28/2) waktu setempat, Amerika Serikat dan Zionis Israel melancarkan serangkaian serangan ke Iran, termasuk ibu kota Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa rakyat sipil.

Iran kemudian melancarkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah ke Level 8.210

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dikonfirmasi syahid akibat serangan rudal AS-Israel terhadap tempat kerjanya.

Menyusul wafatnya Khamenei, pemerintah Iran mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan libur kerja selama seminggu.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan Angkatan Darat Iran, dalam pernyataan tertulis mereka, bersumpah akan membalas kematian Khamenei.

x|close