IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah Rp16.873 per Dolar AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jan 2026, 10:13
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi grafik pasar uang dan pasar saham dunia pasca pengumuman tarif kombinasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ilustrasi grafik pasar uang dan pasar saham dunia pasca pengumuman tarif kombinasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa 13 Januari 2026 diperkirakan bergerak variatif seiring adanya sentimen dari tingkat domestik dan global.

Dikutip dari Antara, IHSG dibuka menguat 46,52 poin atau 0,52 persen ke posisi 8.931,24. 

Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,21 poin atau 0,60 persen ke posisi 871,76.

“IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam kisaran 8.850- 8.950,” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih dalam kajiannya.

Baca juga: 516,02 Juta Saham Telkom Resmi Dialihkan dari Danantara ke BP BUMN

Dari dalam negeri, Ratih mengatakan melemahnya nilai tukar Rupiah menjadi salah satu pemicu penurunan IHSG, yang mana pelemahan itu berdampak terhadap saham-saham sektor konsumsi dan perbankan.

Di sisi lain, menurut dia, menarik untuk mencermati sektor material dasar seiring harga komoditas yang melanjutkan reli. Adapun, harga emas secara intraday melemah terbatas setelah naik signifikan menyentuh level ATH sebesar 4.630 dolar AS per troy ons.

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis pada Selasa.

Di sisi lain, pelaku pasar belum merespon negatif risiko geopolitik antara Iran dan Venezuela dengan AS, hingga isu tuduhan kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell. AS berencana mengenakan tarif 25 persen bagi negara yang masih bermitra dengan Iran.

Pada perdagangan Senin (12/1), bursa saham Eropa mayoritas menguat, di antaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,32 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,16 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,57 persen, sementara indeks CAC Prancis melemah 0,04 persen.

Baca juga: Bank of Singapore Lepas 2,8 Miliar Saham Bank Capital, BEI Ambil Langkah Cepat

Bursa saham AS di Wall Street ditutup kompak menguat pada Senin (12/1), di antaranya indeks Dow Jones menguat 0,17 persen ke 49.590,50, indeks S&P 500 menguat 0,16 persen ke 6.977,27, serta Nasdaq menguat 0,08 persen ke 25.787,66.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 1.775,11 poin atau 3,44 persen ke 53.710,00, indeks Shanghai melemah 5,55 poin atau 0,13 persen ke 4.159,83, indeks Hang Seng menguat 368,02 poin atau 1,35 persen ke 26.983,50, dan indeks Strait Times menguat 29,67 poin atau 0,62 persen ke 4.797,35.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026 bergerak melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.873 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.855 per dolar AS.

x|close