Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan 60 kepala daerah telah mengusulkan wilayahnya untuk ditetapkan sebagai kawasan transmigrasi.
Namun, Iftitah menyebut pemerintah tengah menimbang usulan dan memastikan terlebih dahulu potensi ekonomi setiap wilayah.
Ia menegaskan penetapan kawasan transmigrasi tidak boleh hanya bertujuan memperoleh insentif dari pemerintah pusat, seperti pembangunan rumah dan jalan.
"Lebih dari 60 kepala daerah menginginkan kawasan transmigrasi, tapi yang saya mau sampaikan secara jujur adalah saya tidak ingin daerah-daerah itu mengusulkan kawasan transmigrasi hanya untuk mendapat insentif dari pusat dalam konteks misalkan membangun rumah, membangun jalan, karena anggarannya juga terbatas," ucap Iftitah Kamis 8 Oktober 2026 malam.
"Kami mengapresiasi usulan dari kepala daerah tersebut ya, dan sekarang berada di dalam daftar waiting list," lanjutnya.
Baca juga: Mentrans Dukung Pengolahan Air Laut untuk Pusat Data di Batam
Lanjut kata Iftitah, Kementerian Transmigrasi akan memprioritaskan pengembangan kawasan di wilayah Indonesia Timur terlebih dahulu.
Penentuan prioritas tersebut dilakukan berdasarkan kajian ilmiah dengan mempertimbangkan potensi ekonomi masing-masing daerah.
Menurut Iftitah, pendekatan tersebut diperlukan agar program transmigrasi tidak hanya berorientasi pada penetapan kawasan secara administratif, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah.
"Jadi kita fokusnya ke pengembangan ekonominya baru misalkan kita, kalau hanya sekedar Kementerian Transmigrasi berhasil membangun 60 kawasan transmigrasi, kalau hanya di atas kertas untuk apa?," bebernya.
Ia menilai, keberhasilan program transmigrasi tidak cukup diukur dari jumlah kawasan yang ditetapkan pemerintah. Menurutnya kawasan tersebut harus benar-benar berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Baca juga: Transmigrasi Tak Lagi Sekadar Pindahkan Penduduk, Mentrans Iftitah Ungkap Paradigma Baru
Karena itu, Kementerian Transmigrasi juga akan mengevaluasi kawasan-kawasan yang telah ditetapkan untuk memastikan pengembangannya berjalan sesuai tujuan.
"Jadi kita justru ingin sekarang ini kita evaluasi yang ditetapkan menjadi kawasan transmigrasi betul-betul berkembang gitu. Nanti kalau sudah dapat modeling-nya pas, semuanya sudah sepakat dengan itu, saya yakin nanti akan ada percepatan," tandasnya.
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan 60 kepala daerah telah mengusulkan wilayahnya untuk ditetapkan sebagai kawasan transmigrasi. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)