Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa akan pemberian insentif kepada Toyota apabila memindahkan basis produksi utamanya dari Thailand ke Indonesia.
Bendahara Negara itu menegaskan pemerintah siap memberikan berbagai kemudahan bagi Toyota apabila bersedia merelokasi fasilitas manufaktur utamanya ke Indonesia.
“Kami akan mendukung Toyota juga, tapi bawa manufaktur utama dari Thailand ke Indonesia. Kami akan memberikan seluruh insentif yang Anda inginkan,” ucap Purbaya dikutip, Rabu 5 Agustus 2026.
Selain itu, pemerintah juga meminta Toyota membawa industri pendukungnya ke Indonesia.
Baca juga: Purbaya Sebut Prabowo Segera Umumkan Insentif Baru Kendaraan Listrik
Purbaya menilai relokasi pemasok komponen akan mengurangi ketergantungan impor bahan baku dan komponen otomotif, seperti baja, elektronik, hingga bahan kimia.
Purbaya mengatakan industri otomotif nasional menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja di Indonesia dengan jumlah produksi kendaraan mencapai 2,5 juta per tahun.
Karena itu, pemerintah berkomitmen memperbaiki iklim investasi agar lebih kompetitif dibandingkan negara lain.
Menurutnya, Indonesia tidak ingin kehilangan peluang investasi akibat kebijakan yang kurang menarik bagi investor global.
"Mungkin sebelumnya kami tidak memberikan insentif yang cukup kepada investor asing atau iklim investasinya belum matang. Kami akan memperbaiki iklim investasi dengan serius kali ini,” jelasnya.
Baca juga: Penjualan Mobil Naik, Purbaya Yakin Daya Beli Masyarakat Tetap Terjaga
Dalam kesempatan itu, Purbaya juga mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan stimulus baru untuk kendaraan listrik.
Paket kebijakan tersebut dijadwalkan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Saya kira dalam dua minggu atau tiga minggu dari sekarang, Presiden akan meluncurkan stimulus untuk EV lagi, termasuk untuk sekitar 500.000 sepeda motor listrik dan mobil listrik,” ungkapnya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa