BP BUMN dan Danantara Bentuk Corporate University untuk Cetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 14:19
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. (ANTARA/Putu Indah Savitri) Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. (ANTARA/Putu Indah Savitri) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) bersama Danantara Indonesia memperkuat agenda pengembangan sumber daya manusia melalui pembentukan Danantara Corporate University. Inisiatif ini dirancang sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kompetensi guna mencetak talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

Kepala BP BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya saing perusahaan-perusahaan milik negara di tengah perubahan lanskap bisnis yang semakin dinamis.

‎"Pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menciptakan BUMN yang kompetitif dan berdaya saing global," ujar Dony Oskaria dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurutnya, percepatan transformasi bisnis dan kemajuan teknologi menuntut hadirnya sistem pembelajaran yang mampu membentuk SDM unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, Danantara Corporate University diharapkan menjadi wadah strategis dalam menyiapkan pemimpin dan profesional BUMN yang berkualitas.

‎"Diperlukan sistem pembelajaran yang mampu menghasilkan talenta unggul, pemimpin masa depan, serta SDM yang adaptif terhadap perubahan," ujarnya.

Baca Juga: Danantara Kaji Pembentukan Perusahaan Leasing Pesawat untuk Dukung Pengadaan Boeing Garuda

Dalam pembahasan awal pengembangan lembaga tersebut, BP BUMN dan Danantara memfokuskan perhatian pada empat agenda utama. Pertama, membangun ekosistem pembelajaran yang terintegrasi di lingkungan BUMN. Kedua, mengembangkan program kepemimpinan dan penguatan talenta unggulan.

Agenda ketiga mencakup perluasan kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan serta mitra internasional. Sementara agenda keempat diarahkan pada penguatan kompetensi strategis yang relevan dengan kebutuhan industri dan transformasi ekonomi global.

Melalui program tersebut, Danantara berharap dapat melahirkan generasi baru pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan memiliki perspektif internasional dalam mengelola perusahaan negara.

‎"Kita siapkan talenta unggul, berwawasan global, dan mampu membawa BUMN Indonesia menjadi pemain kelas dunia," kata Dony.

Baca Juga: Danantara: Telkom Akan Likuidasi Hingga 14 Anak Usaha, Karyawan Dipastikan Tidak Terdampak PHK

Pengembangan SDM juga menjadi bagian penting dari strategi Danantara dalam mendukung sektor teknologi nasional. Sebelumnya, Danantara menargetkan pengembangan sekitar 15 ribu talenta semikonduktor dalam kurun tiga hingga lima tahun ke depan sebagai upaya memperkuat fondasi industri teknologi masa depan di Indonesia.

Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa, menyatakan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan prasyarat utama untuk membangun ekosistem industri semikonduktor yang berkelanjutan dan kompetitif.

Melalui berbagai program pengembangan talenta tersebut, pemerintah berharap BUMN tidak hanya menjadi motor penggerak ekonomi nasional, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pemain global yang ditopang oleh SDM unggul dan inovatif.

(Sumber: Antara)

x|close