BP BUMN dan Pupuk Indonesia Target Pangkas Entitas dari 57 Menjadi 17 pada Akhir 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jun 2026, 22:45
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (ANTARA/HO-BP BUMN) Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (ANTARA/HO-BP BUMN) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) menargetkan penyederhanaan jumlah entitas bisnis dalam grup Pupuk Indonesia dari 57 menjadi 17 entitas pada akhir 2026.

Dony Oskaria menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar untuk memperkuat struktur bisnis perusahaan agar lebih fokus, efisien, dan mudah dikelola.

“Penyederhanaan entitas akan memperkuat fokus bisnis dan meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan,” ujar Dony dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Transformasi tersebut akan menghasilkan struktur baru yang lebih ramping melalui pembentukan tiga sub-holding utama, yakni Agrichemical, Industrial Chemical, dan Clean Ammonia, yang akan didukung oleh Feedstock Co. sebagai pengelola pasokan bahan baku strategis.

Dalam pertemuan dengan jajaran direksi PT Pupuk Indonesia (Persero), pembahasan difokuskan pada percepatan streamlining portofolio usaha, penataan struktur perusahaan, penguatan bisnis inti, serta pengembangan ekosistem usaha yang lebih terintegrasi.

Baca Juga: BP BUMN-Danantara Percepat Penataan MIND ID untuk Dukung Hilirisasi Nasional

Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat fondasi bisnis agar lebih adaptif terhadap dinamika industri dan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Melalui struktur baru ini, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat sinergi antar entitas, serta mengoptimalkan pengelolaan aset dan sumber daya yang dimiliki.

Selain itu, pembentukan sub-holding juga ditujukan untuk memperjelas fokus pengembangan masing-masing lini bisnis sehingga pertumbuhan usaha dapat lebih terarah dan berkelanjutan.

Transformasi ini juga diharapkan dapat memperkuat daya saing Pupuk Indonesia di sektor pupuk dan petrokimia, sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis baru yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.

Baca Juga: BP BUMN Panggil Direksi PLN, Bahas Rencana Perampingan 21 Anak Usaha hingga 2028

Dukungan Feedstock Co. sebagai pengelola bahan baku strategis dinilai menjadi elemen penting dalam menjaga integrasi rantai pasok serta memastikan keberlanjutan operasional perusahaan.

Langkah restrukturisasi ini sejalan dengan agenda besar penataan dan penguatan BUMN yang terus didorong oleh BP BUMN bersama Danantara. Dengan penyederhanaan struktur tersebut, Pupuk Indonesia diharapkan menjadi perusahaan yang lebih ramping, lincah, dan kompetitif.

Pada akhirnya, transformasi ini juga diharapkan memperkuat kontribusi Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pengembangan industri dalam negeri.

(Sumber: Antara)

x|close