Utang Pemerintah Maret 2026 Naik Hampir Sentuh Rp10.000 Triliun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2026, 14:50
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tumpukan uang Rupiah Tumpukan uang Rupiah

Ntvnews.id, Jakarta - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat posisi utang mencapai Rp9.920,42 triliun per akhir Maret 2026. 

Adapun nilai tersebut meningkat Rp282,52 triliun dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp9.637,90 triliun.

Rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di level 40,75 persen. Angka itu naik dibandingkan posisi akhir 2025 yang sebesar 40,46 persen terhadap PDB.

"Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio utang yang optimal dan mendukung pengembangan pasar keuangan domestik," tulis laporan DJPPR, dikutip Jumat 8 Mei 2026.

Baca juga: Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Terkait Kebocoran Restitusi Pajak

Baca juga: Kemenkeu dan Polri Perkuat Sinergi Jaga Kepastian Sektor Swasta dan Investasi

Berdasarkan komponennya, utang pemerintah masih didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN). Nilainya mencapai Rp8.652,89 triliun atau setara 87,22 persen dari total utang pemerintah.

Sementara itu, komponen pinjaman tercatat sebesar Rp1.267,52 triliun atau sekitar 12,78 persen dari total utang.

x|close