Ntvnews.id
Menurut laporan media otomotif Drive pada Senin, 16 Maret 2026, waktu setempat, penarikan itu meliputi model BMW 5 Series, BMW i5, BMW 7 Series, dan BMW i7 yang diproduksi antara tahun 2022 hingga 2025.
Dalam pemberitahuan recall disebutkan bahwa kabel pada sensor sistem pendingin udara (AC) berpotensi mengalami kerusakan selama proses penggantian mikrofilter kabin ketika kendaraan menjalani perawatan. Kerusakan tersebut dapat memicu hubungan arus pendek.
Baca Juga: BMW M Siapkan 30 Model Baru hingga 2027, Era Transmisi Manual Terancam Berakhir
Jika kondisi tersebut terjadi, komponen sensor berisiko mengalami panas berlebih yang dapat menimbulkan asap di dalam kendaraan dan bahkan meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Otoritas keselamatan kendaraan di Australia menyatakan bahwa kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko cedera bagi penumpang kendaraan, pengguna jalan lain, serta kerusakan pada properti di sekitar.
Sebagai langkah penanganan, BMW akan menghubungi para pemilik kendaraan yang terdampak untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan di diler resmi tanpa dikenakan biaya.
Pemilik kendaraan yang termasuk dalam daftar recall juga disarankan untuk segera menghubungi dealer BMW terdekat guna menjadwalkan proses pemeriksaan dan perbaikan kendaraan mereka.
Baca Juga: BMW Group Indonesia Tampil All Out di IIMS 2026, Hadirkan 11 Model BMW dan MINI dalam Journey of JOY
(Sumber: Antara)
BMW i7. ANTARA/HO-bmw (Antara)