Mobil Listrik Kia EV2 Tertangkap Kamera di Jalanan Tanpa Kamuflase

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 14:49
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Kia EV2 terlihat melaju di tengah kemacetan lalu lintas di Korea Selatan (Korsel) tanpa kamuflase. (Foto: Tangkapan layar YouTube Shorts Car) Kia EV2 terlihat melaju di tengah kemacetan lalu lintas di Korea Selatan (Korsel) tanpa kamuflase. (Foto: Tangkapan layar YouTube Shorts Car)

Ntvnews.id, Jakarta - Mobil listrik terbaru dari Kia kembali menjadi sorotan. Model termurah mereka, Kia EV2, baru saja terlihat melaju di tengah kemacetan lalu lintas di Korea Selatan (Korsel) tanpa kamuflase, memperlihatkan desain aslinya ke publik.

Melansir ArenaEV, Jumat (13/3/2026), penampakan ini sekaligus mengonfirmasi desain mobil listrik tersebut sangat mirip dengan gambar resmi yang sebelumnya dirilis oleh Kia. 

Tampilan futuristik dengan garis tegas tetap dipertahankan, memperkuat identitas desain khas pabrikan asal Korea itu.

Dari sisi harga, Kia EV2 diperkirakan akan dijual mulai sekitar €29.900 atau setara kisaran Rp581,5 jutaan. 

Untuk menekan biaya produksi agar tetap kompetitif, mobil listrik ini menggunakan platform 400V, berbeda dengan Kia EV6 yang sudah mengadopsi teknologi 800V.

Penggunaan platform 400V memang membuat kecepatan pengisian daya tidak secepat EV6. 

Namun Kia tetap memberikan opsi baterai yang cukup menarik, yakni kapasitas 42,2 kWh dan 61 kWh, yang diperkirakan masih mampu menawarkan waktu pengisian daya yang relatif efisien untuk penggunaan harian.

Untuk pengisian daya AC, Kia EV2 sudah mendukung daya 11 kW hingga 22 kW secara standar. 

Sementara di bagian interior, mobil ini dilengkapi dua layar sentuh berukuran 12,3 inci serta layar kontrol iklim 5,3 inci yang terletak di antara keduanya, mengikuti tata letak modern yang menjadi ciri khas mobil listrik Kia terbaru.

Sayangnya, hingga saat ini Kia belum mengungkapkan detail performa resmi dari EV2. 

Hal ini memunculkan dugaan jika spesifikasi tenaganya kemungkinan tidak menjadi fokus utama dari mobil listrik yang diposisikan sebagai model entry-level tersebut.

x|close