BYD Luncurkan Blade Battery Generasi Kedua dan Teknologi FLASH Charging, Isi Daya 10-70% Hanya 5 Menit

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 14:22
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Chairman dan President BYD, Wang Chuanfu, dan tim BYD. (Foto: Dok/Istimewa) Chairman dan President BYD, Wang Chuanfu, dan tim BYD. (Foto: Dok/Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - BYD resmi memperkenalkan Blade Battery Generasi Kedua serta teknologi FLASH Charging, inovasi terbaru yang dirancang untuk menjawab dua tantangan utama kendaraan listrik, yakni waktu pengisian daya yang lama dan penurunan performa charging pada suhu ekstrem.

Melalui teknologi ini, BYD mencatat rekor dunia baru dalam kecepatan pengisian daya kendaraan listrik. Sistem tersebut mampu mengisi baterai dari 10% hingga 70% State of Charge (SOC) hanya dalam 5 menit, dan mencapai 97% hanya dalam 9 menit.

Menariknya, performa pengisian tetap stabil bahkan dalam kondisi suhu sangat rendah hingga -30°C. Pada kondisi tersebut, proses pengisian dari 20% hingga 97% hanya bertambah sekitar tiga menit dibandingkan pengisian pada suhu ruang.

Selain inovasi teknologi baterai, BYD juga mengumumkan rencana pembangunan 20.000 FLASH Charging Stations di China hingga akhir 2026 yang kemudian akan diperluas ke pasar global.

Kecepatan Charging Masih Jadi Kekhawatiran Pengguna Kendaraan Listrik

Meski pasar kendaraan listrik global berkembang pesat, sejumlah tantangan masih menjadi perhatian konsumen. Salah satunya adalah range anxiety (jarak tempuh), antrean panjang di stasiun pengisian daya terutama saat musim liburan, serta penurunan kecepatan pengisian saat cuaca dingin.

Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga meningkatkan tekanan terhadap infrastruktur pengisian daya.

Chairman dan President BYD, Wang Chuanfu, menegaskan industri kendaraan listrik perlu segera menjawab dua tantangan utama tersebut.

"Industri perlu menjawab dua tantangan yang masih dihadapi hingga saat ini khususnya terkait kecepatan pengisian daya yang masih belum optimal serta performa pengisian yang menurun pada suhu rendah," ujarnya.

Blade Battery Generasi Kedua: Lebih Cepat, Lebih Aman, Lebih Efisien

Setelah melalui enam tahun riset dan pengembangan, Blade Battery Generasi Kedua menghadirkan terobosan yang memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik mendekati kecepatan pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.

Dalam teknologi baterai tradisional, fast charging dan kepadatan energi tinggi sering kali sulit dicapai secara bersamaan. Namun BYD berhasil mengatasi tantangan tersebut.

Yakni dengan meningkatkan kepadatan energi hingga 5% dibanding generasi pertama, menghadirkan kecepatan pengisian daya jauh lebih cepat, serta menjaga standar keselamatan tinggi.

BYD Blade Generasi ke-2 dan FLASH Charging Technology. (Foto: Dok/Istimewa) BYD Blade Generasi ke-2 dan FLASH Charging Technology. (Foto: Dok/Istimewa)

Teknologi ini juga mendukung performa kendaraan listrik premium seperti DENZA Z9GT yang mampu menawarkan jangkauan hingga 1.036 km, menjadikannya salah satu kendaraan listrik dengan jarak tempuh terdepan di kelasnya.

Untuk menjaga stabilitas suhu dan keamanan baterai, BYD mengembangkan teknologi Lithium-Ion High-Speed Channel serta Full-Spectrum Intelligent Thermal Management System yang mampu meminimalkan panas internal sekaligus meningkatkan efisiensi pembuangan panas.

Blade Battery Generasi Kedua juga telah melewati berbagai uji keselamatan yang melampaui standar nasional China, sejalan dengan filosofi BYD dimana keselamatan adalah kemewahan tertinggi dalam kendaraan energi baru (NEV).

FLASH Charging: Teknologi Pengisian Ultra Cepat hingga 1.500 kW

Untuk mendukung kemampuan pengisian ultra cepat, BYD menghadirkan FLASH Charger dengan output hingga 1.500 kW per konektor, salah satu yang tertinggi di dunia saat ini.

Teknologi ini dipadukan dengan sistem penyimpanan energi berkapasitas besar yang memungkinkan stasiun pengisian bekerja tanpa memberikan beban berlebih pada jaringan listrik lokal.

Pendekatan tersebut menjadikan sistem FLASH Charging sebagai solusi pengisian daya yang tidak hanya cepat, tetapi juga lebih ramah terhadap jaringan listrik dan berkelanjutan secara energi.

FLASH Charging Station: Pengalaman Charging Lebih Praktis dan Higienis

BYD juga menghadirkan inovasi pada desain stasiun pengisian daya melalui T-shaped pulley charger pertama di dunia.

Dengan desain Zero-Gravity, pengguna dapat mengangkat konektor dengan lebih ringan dan fleksibel ke berbagai sisi kendaraan. Sistem ini juga memastikan kabel tetap bersih karena tidak menyentuh tanah.

Hingga akhir 2026, BYD menargetkan pembangunan 20.000 FLASH Charging Stations di berbagai wilayah di China, yang nantinya akan terbuka untuk publik dan diperluas ke pasar global guna mempercepat elektrifikasi transportasi.

Mewujudkan Visi "Three Green Dreams"

Sejak tahun 2006, BYD telah memperkenalkan visi "Three Green Dreams", sebuah gagasan yang menjadi misi jangka panjang perusahaan dalam menciptakan ekosistem energi hijau.

Selama hampir dua dekade, visi tersebut berkembang menjadi ekosistem Solar-Storage-Charging (SSC) yang kini diperkuat melalui teknologi FLASH Charging.

Dengan peluncuran Blade Battery Generasi Kedua dan teknologi pengisian ultra cepat ini, BYD kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat transisi global menuju mobilitas listrik yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.

x|close