BYD Salip Ford, Resmi Jadi Produsen Mobil Terbesar Keenam Dunia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Feb 2026, 10:07
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
BYD turut berpartisipasi di pameran otomotif GJAW 2025 pada 21-30 November, di ICE BSD City, Tangerang, Banten. (Foto: Adiantoro/NTV) BYD turut berpartisipasi di pameran otomotif GJAW 2025 pada 21-30 November, di ICE BSD City, Tangerang, Banten. (Foto: Adiantoro/NTV)

Ntvnews.id, Jakarta - Peta persaingan industri otomotif global berubah. Pabrikan asal China, BYD, resmi menggeser Ford dan kini menempati posisi keenam sebagai produsen mobil terbesar dunia.

Sepanjang 2025, BYD mencatat penjualan 4,6 juta unit kendaraan secara global, naik 7,7 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Sebaliknya, Ford justru turun 2 persen menjadi 4,4 juta unit. Capaian ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya BYD melampaui penjualan raksasa otomotif asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

Di saat Ford masih berjuang dalam transisi elektrifikasi dengan beban biaya mencapai 19,5 miliar dolar AS, BYD justru agresif memperluas pasar. 

Ekspor mereka melonjak menjadi 1,05 juta unit dan diperkirakan bisa menembus 1,3 juta unit tahun ini, dengan ekspansi ke Eropa, Amerika Selatan, dan Asia.

Data penjualan mobil global 2025. (Foto: Istimewa via Carscoops) Data penjualan mobil global 2025. (Foto: Istimewa via Carscoops)

Namun, tantangan tetap ada. Penjualan domestik BYD di China mulai melambat, terutama setelah pemerintah kembali memberlakukan pajak 5 persen untuk kendaraan energi baru. 

Penjualan EV dan PHEV BYD di pasar lokal pun mengalami penurunan pada awal tahun.

Sementara itu, Toyota masih mempertahankan posisi sebagai produsen mobil terbesar dunia dengan total penjualan 11,32 juta unit, unggul dari Volkswagen (8,98 juta unit). 

Posisi berikutnya ditempati Hyundai Motor Group (7,28 juta unit), General Motors (6,18 juta unit), dan Stellantis (5,48 juta unit).

Pergerakan ini menegaskan satu hal, dominasi merek China di industri otomotif global kini bukan lagi sekadar ancaman, melainkan kenyataan.

x|close