Nova Arianto Siapkan 7 Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia U-20 di Piala AFF U-19 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Apr 2026, 18:29
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Nova Arianto Nova Arianto (X: Timnas Indonesia)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto berencana memanggil tujuh pemain diaspora guna memperkuat skuad Garuda Muda dalam menghadapi Piala AFF U-19 2026 yang akan digelar pada 1–14 Juni di Sumatera Utara.

Nova Arianto menyampaikan bahwa rencana pemanggilan tersebut masih akan melihat perkembangan situasi, termasuk kesiapan para pemain. Meski belum mengungkap seluruh identitas pemain diaspora yang dimaksud, ia memastikan salah satu nama yang masuk radar adalah Matthew Baker.

Menurut Nova, Matthew Baker dijadwalkan lebih dulu tampil bersama Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026 pada Mei mendatang, sebelum kemudian diproyeksikan bergabung dengan Timnas Indonesia U-20.

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto <b>(ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)</b> Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)

Dalam persiapannya, Timnas Indonesia U-20 akan memulai pemusatan latihan pada 10 Mei di Yogyakarta, sebelum melanjutkan program latihan ke Surabaya. Program ini dirancang sebagai bagian dari persiapan berjenjang menuju turnamen.

Baca Juga: Borneo FC Geser Persib Bandung Usai Tekuk Persik Kediri

Nova Arianto juga menilai perkembangan para pemain Timnas Indonesia U-20 menunjukkan tren positif, baik dari segi pemahaman permainan maupun mental bertanding. Ia menekankan pentingnya uji coba internasional untuk meningkatkan kesiapan tim menghadapi kompetisi yang lebih ketat.

“Pemain butuh uji coba secara internasional agar mereka bisa lebih siap nanti di kualifikasi yang akan kita hadapi,” ujar Nova.

Ia menambahkan, pengalaman menghadapi lawan dari luar negeri akan menjadi bekal penting bagi para pemain muda Indonesia. Menurutnya, persaingan di level internasional memiliki tempo dan intensitas yang lebih tinggi dibanding kompetisi domestik, sehingga dibutuhkan adaptasi melalui pertandingan berkualitas.

x|close