Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala AFF 2026, Ini Kata Kurniawan Dwi Yulianto

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Apr 2026, 11:36
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam (X: Timnas Indonesia)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto menegaskan kegagalan timnya di Piala AFF U-17 2026 menjadi bahan evaluasi penting jelang Piala Asia U-17. Hasil imbang tanpa gol melawan Vietnam pada laga terakhir fase grup memastikan langkah Garuda Muda terhenti.

Dalam konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Delta, Minggu malam, Kurniawan menjelaskan bahwa timnya memang menerapkan strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik.

“Kami menyiapkan game plan bertahan dan counter attack. Tapi saat melakukan serangan balik, hasilnya belum maksimal dan ini menjadi catatan sebelum kami bertanding di Piala Asia,” ujar Kurniawan.

Asisten pelatih Timnas Indonesia U-20, Kurniawan Dwi Yulianto. <b>(Dok.Ntvnews.id/Alber Laia)</b> Asisten pelatih Timnas Indonesia U-20, Kurniawan Dwi Yulianto. (Dok.Ntvnews.id/Alber Laia)

Meski gagal melaju, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemain, terutama dalam menjalankan strategi bertahan. Menurutnya, pendekatan tersebut dipilih karena Vietnam tampil agresif dalam dua laga sebelumnya.

Namun, Kurniawan mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah, khususnya dalam transisi dari bertahan ke menyerang.

“Ketika kami bermain dengan lima pemain di belakang, dukungan ke depan memang lebih sedikit. Jadi kami harus memaksimalkan counter attack,” jelasnya.

Menanggapi kritik dari kubu Vietnam yang menginginkan pertandingan lebih terbuka, Kurniawan menegaskan strategi tersebut merupakan bagian dari persiapan jangka panjang menuju Piala Asia U-17.

Baca Juga: Kata Coach Nova Arianto Usai Tendangan Kungfu Pemain Timnas Indonesia U-17 ke Lawan

“Kami memang sengaja bermain defend counter. Kami tunggu mereka di area sendiri dan berharap bisa melakukan serangan balik,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyebut tim pelatih akan segera mengevaluasi komposisi pemain untuk menentukan 23 nama terbaik dari total 50 pemain dalam daftar awal. Tiga pemain tambahan, yakni Matt Baker, Noah, dan Mike yang berposisi sebagai penjaga gawang, juga masuk dalam pertimbangan.

“Dalam beberapa hari ke depan kita akan evaluasi untuk memilih pemain terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, kiper Indonesia, Abdillah Ishak, yang tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan, mengaku bermain lepas setelah mendapat kepercayaan dari pelatih.

“Saya bermain lepas saja karena sudah diberikan kepercayaan oleh pelatih dan saya tidak mau membuat malu negara ini,” kata Abdillah.

Ia menegaskan akan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan dan uji coba pertandingan. “Yang paling menentukan ya harus dipercaya oleh tim pelatih, jadi saya harus bekerja keras saat latihan,” ujarnya.

Adapun babak semifinal Piala AFF U-17 2026 akan mempertemukan Laos melawan Malaysia pada Rabu (22/4) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Delta. Laos lolos sebagai juara Grup B, sementara Malaysia melaju sebagai runner-up Grup A.

Di semifinal lainnya, Vietnam akan menghadapi Australia pada hari yang sama pukul 19.30 WIB. Vietnam melaju sebagai juara Grup A dengan tujuh poin, sedangkan Australia keluar sebagai juara Grup C.

Pemenang kedua laga semifinal akan bertemu di partai final pada 24 April, sementara tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.

x|close