Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Arsenal Mikel Arteta meminta timnya bermain lebih efisien pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Bayer Leverkusen pada tengah pekan depan, Rabu (18/3), di Stadion Emirates.
Hal ini dikatakan Arteta setelah timnya bermain tak cukup baik pada leg pertama yang digelar di BayArena, Kamis dini hari WIB, yang berakhir 1-1 berkat gol penalti Kai Havertz (89') untuk menyamakan gol dari Robert Andrich (46').
"Kami akan melihat hal-hal yang sudah kami perbaiki, situasi-situasi yang bisa kami ciptakan, dan mencoba untuk jauh lebih efisien terutama dalam banyak hal sederhana yang hari ini tidak kami lakukan dengan baik," kata Arteta, dikutip dari laman resmi Arsenal, Kamis.
Arteta lalu mengomentari bagaimana timnya bisa kebobolan dari sepak pojok, sebuah cara mencetak gol yang sebenarnya menjadi senjata The Gunners.
Ada dua sisi yang ia nilai, yaitu Leverkusen bagus dalam memanfaatkan situasi sepak pojok dan sisi lainnya adalah kelengahan timnya.
"Selalu ada dua sisi dalam situasi seperti itu. Yang pertama adalah faktor dari lawan, bahwa mereka memanfaatkan kelemahan dan kurangnya perhatian atau urgensi dari kami dalam dua situasi tersebut," kata pelatih asal Spanyol tersebut.
"Yang kedua adalah dari kami sendiri, karena kami sudah tahu. Kami bahkan menunjukkan tiga klip kepada para pemain dari pertandingan akhir pekan lalu dengan tiga variasi berbeda, tetapi kami tetap tidak siap dan akhirnya kami kecolongan," tambah dia.
Hasil ini turut mewarnai hasil negatif yang didapatkan semua kontestan Inggris di leg pertama Liga Champions karena tidak ada satupun yang menang.
Arsenal meraih hasil imbang, begitu pula dengan Newcastle (1-1 Barcelona). Sedangkan empat wakil Inggris lainnya, Liverpool (0-1 Galatasaray), Tottenham Hotspur (2-5 Atletico Madrid), Chelsea (2-5 Paris Saint-Germain), dan Manchester City (0-3 Real Madrid) semuanya menelan kekalahan.
ANTARA
ARSENAL (IG ARSENAL)