Borneo FC Ukir Sejarah di AFC Challenge League, Mauro Jeronimo Bangga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Okt 2026, 11:05
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Mauro Jeronimo Mauro Jeronimo (IG: Mauro Jeronimo)

Ntvnews.id, Jakarta - Borneo FC Samarinda berhasil mengukir sejarah usai memastikannya melangkah ke babak perempat final AFC Challenge League 2026-2027. Kepastian ini diraih setelah tim berjuluk Pesut Etam menundukkan Tainan City FC dengan skor 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, 21 Oktober 2026.

Kemenangan tersebut membuat Borneo FC mengoleksi poin sempurna, yakni enam poin dari dua laga, sekaligus mengunci status sebagai juara Grup D. Hasil ini membanggakan karena diperoleh pada penampilan perdana klub Super League tersebut di ajang AFC Challenge League.

Sebelum mengalahkan Tainan City, Borneo FC mengawali kiprah mereka di fase grup dengan menumbangkan wakil Myanmar, Yangon United, dua gol tanpa balas. Borneo FC juga mencatatkan rekor sebagai klub Indonesia pertama yang menyapu bersih seluruh laga fase grup kompetisi antarklub Asia tersebut dengan kemenangan.

Pelatih kepala Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan bahwa pencapaian ini membawa makna besar yang dipersembahkan bagi masyarakat Samarinda dan Indonesia. Menurutnya, hasil positif di level regional sangat penting untuk meningkatkan pemeringkatan kompetisi sepak bola Tanah Air.

"Fakta bahwa kami mampu menyelesaikan fase grup dengan dua kemenangan dan menjadi tim pertama dari Indonesia yang mencapainya tentu membuat kami bangga. Namun, sekali lagi, perjalanan ini masih di tahap awal," ujar Mauro, 24 Oktober 2026.

Baca Juga: Persib dan Borneo FC Bisa Geser Liga Vietnam di Asia, Butuh Tambahan Poin Segini

Mauro Jeronimo menjelaskan bahwa sejak awal timnya mematok target tidak sekadar lolos dari fase grup, melainkan mengakhiri persaingan sebagai juara grup. Target ini difokuskan untuk mendapatkan keuntungan skema pertandingan di babak delapan besar.

Sesuai regulasi, predikat juara grup memberikan hak bagi Borneo FC untuk memainkan laga leg pertama babak perempat final di kandang lawan, sebelum menjamu musuh di Stadion Segiri pada leg kedua.

"Itulah target yang kami tetapkan, berusaha sebaik mungkin untuk menang dan finis di posisi pertama. Dalam sepak bola memang tidak ada keuntungan mutlak, tetapi biasanya lebih baik memainkan laga tandang terlebih dahulu. Kami sangat senang bisa mencapainya," tutur Mauro.

Menghadapi fase gugur yang mengintai di perempat final, Mauro mewanti-wanti anak asuhnya agar menjaga konsentrasi di tengah tingginya ekspektasi publik. Ia meminta para pemain untuk fokus pada pertandingan terdekat ketimbang berspekulasi mengenai peluang meraih gelar juara.

"Kami akan menghadapi perempat final ini dengan sistem gugur; jika kalah, kami tersingkir. Jadi, tidak perlu berpikir terlalu jauh. Kami akan berusaha untuk menang dan melangkah selangkah demi selangkah," tegas Mauro.

"Tentu saja kami memiliki impian untuk melaju sejauh mungkin, tetapi saat ini fokus utamanya adalah perempat final. Yang terpenting adalah berusaha untuk bersaing dan meraih kemenangan," lanjutnya.

Mauro menambahkan, skuad Pesut Etam masih memiliki sejumlah catatan perbaikan untuk menghadapi musim yang dinilainya akan sangat panjang dan penuh tantangan.

Pada babak perempat final AFC Challenge League 2026-2027 mendatang, Borneo FC dijadwalkan bakal berhadapan dengan runner-up dari Grup E, yang saat ini masih diperebutkan oleh Manila Digger FC dan Shan United FC. Kepastian lawan Borneo FC di perempat final akan ditentukan usai laga Pamungkas Grup E yang berlangsung Sabtu 24 Oktober 2026.

x|close