Jose Mourinho Bela Vinicius Junior Usai Kecewa Diganti saat Lawan AS Roma

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Okt 2026, 17:38
thumbnail-author
Muhamad Ridha
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Bintang Brasil, Vinicius Junior, mengisyaratkan menandatangani kontrak baru bersama Real Madrid dan menegaskan hasrat bertahan lebih lama bersama klub yang disebut klub impiannya itu. Bintang Brasil, Vinicius Junior, mengisyaratkan menandatangani kontrak baru bersama Real Madrid dan menegaskan hasrat bertahan lebih lama bersama klub yang disebut klub impiannya itu. (ig vinicius)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho berusaha meredakan perselisihan yang melibatkan Vinicius Junior setelah sang pemain menunjukkan kekecewaan saat ditarik keluar dalam pertandingan melawan AS Roma di Liga Champions pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Vinicius terlihat tidak puas dengan keputusan pergantian pemain yang dilakukan Mourinho. Sebelumnya, winger asal Brasil itu juga melakukan umpan tumit di tengah lapangan yang berhasil dipotong lawan dan berujung pada serangan Roma hingga tercipta gol kedua.

Keputusan Vinicius tersebut membuat Mourinho terlihat kesal. Tak lama berselang, sang pelatih menariknya keluar dari pertandingan. Reaksi kecewa Vinicius pun kembali menjadi sorotan, mengingat ia pernah menunjukkan respons serupa saat masih ditangani Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa.

Meski demikian, Mourinho menekankan bahwa situasi itu tidak perlu berkembang menjadi persoalan besar. Ia memahami kekecewaan pemain yang ingin terus berada di lapangan, terlebih ketika pertandingan berlangsung ketat.

“Wajar jika dia tidak senang. Jika dia melakukan apa yang sering dilakukan pemain lain, seperti melempar botol air, saya tentu tidak akan menyukainya. Rasa frustrasi adalah hal yang wajar, tetapi setelah pertandingan, dia sangat senang dengan kemenangan tersebut,” kata Mourinho, sebagaimana dikutip Marca, Jumat 15 Oktober.

Baca Juga: Lisandro Martinez Minta Maaf ke MU

Pelatih asal Portugal itu juga menilai reaksi Vinicius masih dapat dipahami selama pemain mampu mengendalikan emosinya. Menurutnya, sikap sang penyerang setelah pertandingan menunjukkan bahwa situasi di antara mereka tetap baik.

“Seorang pemain harus berusaha mengendalikan emosinya. Saya pun pernah harus melakukan hal yang sama saat bermain di sini, di stadion tim asal kota kelahiran saya, di tengah orang-orang yang saya cintai. Seorang pemain harus memiliki kemampuan tersebut, dan secara keseluruhan, dia menanganinya dengan sangat baik,” tuturnya.

Mourinho turut memberikan penjelasan mengenai kesalahan umpan tumit Vinicius yang memicu serangan lawan. Ia menilai keberhasilan Roma menekan Real Madrid merupakan bagian dari strategi pelatih Gian Piero Gasperini, bukan semata-mata kesalahan individu pemainnya.

“Babak pertama adalah buah dari kecerdikan Gasperini, dan itu adalah hal yang positif. Itu bukan kesalahan Vinicius, itu adalah keberhasilan Gasperini,” pungkas Mourinho.

Pernyataan ini menjadi upaya Mourinho untuk menenangkan situasi, sekaligus menjelaskan bahwa ketidakpuasan Vinicius saat diganti tidak perlu dianggap sebagai konflik berkepanjangan.

x|close