Ntvnews.id, Jakarta - Peluang Gianni Infantino untuk mempertahankan jabatannya sebagai Presiden FIFA semakin besar setelah Presiden Concacaf, Victor Montagliani berencana kembali mencalonkan diri sebagai Presiden Concacaf. Keputusan itu membuat Montagliani tidak akan maju sebagai penantang Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA 2027.
Montagliani telah menyampaikan niatnya kepada staf Concacaf untuk kembali memimpin konfederasi sepak bola kawasan Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia. Ia juga disebut telah merencanakan hal tersebut kepada sebagian besar dari 41 anggota Concacaf.
Sebelumnya, Montagliani dipandang sebagai salah satu kandidat paling kuat untuk menghadapi Infantino. Sejumlah asosiasi anggota UEFA disebut mendorong kemungkinan pencalonannya, terutama di tengah meningkatnya desakan terhadap perubahan tata kelola FIFA.
Namun, pebisnis berusia 61 tahun itu memilih untuk memprioritaskan kepemimpinannya di Concacaf. Pemilihan presiden konfederasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada kuartal pertama 2027, sebelum pemilihan Presiden FIFA pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko. Jadwal yang berdekatan membuat pencalonan di kedua posisi itu sulit dilakukan secara bersamaan.
Infantino sendiri berencana mempertahankan jabatannya untuk periode berikutnya. Ia memimpin FIFA sejak 2016 setelah menggantikan Sepp Blatter dan kini menghadapi sorotan terkait rencana FIFA Forward Enterprise (FFE), yang melibatkan usulan pengelolaan hak komersial kompetisi FIFA.
Rencana tersebut menuai penolakan dari sejumlah pihak di dunia sepak bola sebelum akhirnya dihentikan. UEFA, Concacaf, dan AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) juga mendorong peninjauan independen serta reformasi tata kelola FIFA.
Baca Juga: FIFA Tuduh UEFA Lancarkan Kampanye Pencemaran Nama Baik terhadap Infantino
Selain Montagliani, Presiden UEFA Aleksander Ceferin turut menyatakan niatnya untuk kembali mencalonkan diri di organisasi sepak bola Eropa tersebut. Dengan demikian, ia juga tidak diperkirakan beralih untuk menantang Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA.
Hingga kini, belum adanya kandidat potensial yang dipastikan maju menantang Infantino dalam pilpres FIFA 2027. Kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi Infantino untuk mempertahankan jabatannya, meski persaingan masih dapat berubah menjelang pemilihan.
Baca Juga: Presiden FIFA Terkesan Visi Prabowo Jadikan Sepak Bola Bagian dari Pembangunan Indonesia
Arsip foto - Presiden FIFA Gianni Infantino tiba untuk menghadiri konferensi pers menjelang pertandingan perebutan tempat ketiga dan laga final Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di Pusat Media Utama pada 16 Desember 2022 di Doha, Qatar. (Antara)