Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Korea Selatan melakukan penggeledahan terhadap rumah mantan pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung Bo, serta kantor Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).
Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan terkait proses penunjukan Hong Myung Bo sebagai pelatih Timnas Korea Selatan.
Seperti dilansir Chosun, Kamis, 6 Agustus 2026, aparat kepolisian mendatangi kantor KFA untuk mengumpulkan sejumlah bukti dan informasi terkait proses pemilihan pelatih tim nasional.
La police sud-coréenne a annoncé avoir perquisitionné les locaux de la Fédération nationale de football, dans le cadre d'une enquête sur les conditions de la nomination de Hong Myung-bo, sélectionneur de l'équipe éliminée dès la phase de groupes de la Coupe du monde.
➡️… pic.twitter.com/8NfmDoafq5
— L'Équipe (@lequipe) August 6, 2026
"Polisi menginvestigasi proses penunjukan mantan pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung Bo dan menargetkan operasi di KFA," tulis Chosun.
Media tersebut juga menyebut penyelidikan ini menjadi kali pertama kepolisian melakukan investigasi terhadap KFA terkait proses pemilihan pelatih Timnas Korea Selatan.
Baca Juga: Head To Head Singapura vs Timnas Indonesia Jelang Partai Hidup dan Mati
Sebelum menyambangi kantor KFA, polisi terlebih dahulu mendatangi kediaman Hong Myung Bo pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Penggeledahan tersebut dilakukan di tengah sorotan terhadap performa Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026.
Korea Selatan gagal memenuhi ekspektasi di turnamen tersebut setelah tidak mampu melangkah ke fase gugur dan harus tersingkir sejak babak penyisihan grup.
Kegagalan tersebut turut menambah tekanan terhadap KFA, khususnya mengenai proses pemilihan Hong Myung Bo sebagai pelatih.
Kini, kepolisian Korea Selatan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan persoalan dalam proses penunjukan tersebut.
Hong Myung Bo (Istimewa)