PBSI Jelaskan Alasan Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Absen dari Kejuaraan Dunia BWF 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 13:58
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Sekretaris Jenderal Pengurus Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Ricky Soebagja. Sekretaris Jenderal Pengurus Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Ricky Soebagja. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan tidak tampilnya dua pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 merupakan bagian dari penyesuaian komposisi wakil Indonesia sekaligus pemenuhan mekanisme keikutsertaan atlet di turnamen internasional.

“PP PBSI melakukan penyesuaian komposisi wakil Indonesia pada sektor ganda campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026,” ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja dalam pernyataan resmi, Senin, 3 Agustus 2026.

“Sebagai bagian dari penyesuaian tersebut, pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tidak akan mengikuti Kejuaraan Dunia BWF 2026,” ujarnya menambahkan.

Ricky mengatakan keputusan tersebut diambil agar seluruh proses administrasi maupun keikutsertaan atlet dalam kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi dan mekanisme yang berlaku.

Baca JugaTaufik Hidayat Minta Publik Tunggu Pengumuman Resmi PBSI soal Jafar/Felisha

Meski demikian, PBSI tidak menjelaskan secara rinci persoalan administrasi ataupun ketentuan yang menyebabkan kedua pasangan tersebut batal diberangkatkan ke Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Sebelumnya, berdasarkan pembaruan daftar peserta yang dirilis BWF, pasangan Jafar/Felisha tercatat mengundurkan diri pada 29 Juli 2026.

Pengunduran diri tersebut sempat membuka peluang bagi pasangan cadangan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana untuk masuk ke daftar utama. Namun, pada hari yang sama, promosi pasangan tersebut tercatat ditolak.

Secara terpisah, PBSI juga mengungkapkan BWF sedang menjalankan proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

Baca JugaPBSI Ganti Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky

PBSI menegaskan pihaknya menghormati sekaligus mendukung mekanisme yang dijalankan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulu tangkis dan independensi proses hukum yang sedang berlangsung.

“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses tersebut, PP PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses yang sedang berlangsung dengan atlet tertentu,” ujar Ricky.

PBSI juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, agar tidak berspekulasi maupun menghubungkan proses peradilan tersebut dengan atlet tertentu sebelum Independent Hearing Panel BWF mengeluarkan keputusan resmi.

Menurut PBSI, koordinasi dengan BWF akan terus dilakukan untuk memastikan setiap langkah organisasi tetap berpedoman pada tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan hak atlet, serta menjaga integritas olahraga.

Dengan absennya Jafar/Felisha dan Adnan/Indah, Indonesia akan diwakili dua pasangan ganda campuran pada Kejuaraan Dunia BWF 2026, yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Kejuaraan Dunia BWF 2026 dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada Senin, 17 Agustus 2026 hingga Minggu, 23 Agustus 2026.

(Sumber: Antara)
x|close