JFA Siapkan Go Oiwa Gantikan Hajime Moriyasu Usai Piala Asia 2027

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jul 2026, 10:04
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu. Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu. (Dok.Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Federasi Sepakbola Jepang (JFA) resmi menetapkan arah kepemimpinan tim nasional untuk beberapa tahun ke depan. Hajime Moriyasu dipastikan tetap menjabat sebagai pelatih kepala timnas Jepang hingga berakhirnya ajang Piala Asia 2027.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rencana jangka panjang JFA dalam menjaga kesinambungan prestasi Samurai Biru di level internasional. Moriyasu akan tetap memimpin Jepang dalam berbagai agenda penting, termasuk persiapan dan pelaksanaan Piala Asia 2027.

Setelah masa tugas Moriyasu berakhir, tongkat estafet kepelatihan akan diserahkan kepada Go Oiwa. Pelatih yang saat ini menangani tim kelompok usia Jepang itu dijadwalkan mengambil alih kursi pelatih timnas senior hingga gelaran Piala Dunia 2030.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Japan Football ???????? (@japan_football__)

"Hajime Moriyasu telah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Jepang hingga Piala Asia 2027," tulis keterangan akun Instagram @japan_football_, Jumat 24 Juli 2026.

Baca Juga: Elliot Anderson Gabung Manchester City

"Go Oiwa kemudian akan mengambil alih jabatan tersebut hingga Piala Dunia 2030. Ia juga akan tetap memimpin tim U-21 dan U-23 Jepang selama siklus Olimpiade 2028," sambung keterangan.

Meski telah ditunjuk sebagai penerus Moriyasu, Go Oiwa tetap menjalankan tugasnya bersama tim U-21 dan U-23 Jepang selama siklus Olimpiade 2028. Dengan demikian, ia akan terus mengembangkan talenta muda Jepang sebelum memimpin tim senior.

Skema suksesi ini menunjukkan komitmen Jepang dalam membangun transisi kepelatihan yang terencana. JFA berharap kesinambungan tersebut mampu menjaga daya saing tim nasional di level Asia maupun dunia menjelang Piala Dunia 2030.

x|close