Ntvnews.id, Jakarta - Bek tim nasional Maroko Noussair Mazraoui menyebut kemenangan atas Belanda dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 merupakan pengakuan besar bagi negaranya sebagai salah satu tim kuat sejagat.
Maroko, yang sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Cody Gakpo berhasil menyamakan kedudukan 1-1 pada waktu tambahan lewat Issa Diop, memaksakan babak tambahan waktu dimainkan dan akhirnya memenangi adu penalti 3-2.
"Cara kami berhasil menang hari ini adalah pengakuan besar bagi kami sebagai tim nasional, tentu saja," kata Mazraoui seusai pertandingan dalam laman resmi FIFA yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Belanda sebetulnya nyaris memenangkan pertandingan setelah memimpin lewat gol Cody Gakpo menit ke-72, tetapi kemenangan Oranje raib di depan mata persis pada menit pertama waktu tambahan lantaran Issa Diop menyamakan kedudukan 1-1 untuk Maroko.
Skor 1-1 bertahan hingga bubaran, bahkan 2x15 menit babak tambahan waktu, memaksa pemenang ditentukan lewat adu penalti.
Ismael Saibari, yang selalu mencetak gol di babak penyisihan grup, menjadi penentu kelolosan Maroko saat ia memperdaya kiper Bart Verbruggen kala melakoni tugas sebagai algojo kelima timnya.
Mazraoui mengatakan pertandingan tersebut sangat sulit bagi timnya karena melawan lawan Belanda yang sangat tangguh.
"(Belanda adalah) salah satu lawan terbaik yang bisa Anda hadapi di dunia. Ini adalah tim peringkat 10 besar dunia, saya pikir kandidat untuk memenangkan Piala Dunia," katanya.
Baca Juga: Maroko Lolos 16 Besar Usai Pecundangi Belanda Lewat Drama Adu Penalti
ANTARA
Pemain MAROKO (IG TIMNAS MAROKO)