Ntvnews.id, Jakarta - Kapten Cape Verde, Ryan Mendes kini tengah menghadapi tuduhan sangat serius yaitu tersandung kasus pemerkosaan seorang penerjemah asal Brasil.
Seperti dilansir media asal Brasil, O Global, Senin 29 Juni 2026, bahwa Ryan Mendes melakukan aksi pemerkosaan pada bulan Maret lalu.
Peristiwa tersebut terjadi di Selandia Baru saat melakukan pertandingan persahabatan. Ryan Mendes melakukan dituduh melakukan pemerkosaan ke penerjemah asal Brasil yang bertugas dalam laga tersebut.
Cape Verde (IG: Cape Verde)
Dalam sebuah pengakuannya, korban mengaku mendapatkan serangan dari Ryan Mendes saat mendapatkan acara undangan ke acara tim di sebuah hotel di Auckland.
Korban menuturkan lebih lanjut bahwa pemain berusia 36 tahun itu secara tiba-tiba masuk ke kamarnya kemudian mencekik dan menggigit sebelum akhirnya melakukan pemerkosaan.
Baca Juga: 5 Fakta Mengenaskan Korea Selatan Gagal Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Atas peristiwa tersebut, korban didampingi suaminya langsung membuat laporan ke Federasi Sepakbola Cape Verde dan FIFA serta dilengkapi barang bukti seperti foto.
Namun korban mendapatkan perlakukan tidak mengenakan dari Federasi Sepakbola Cape Verde bahwa kasus tersebut muris urusan pribadi dan tidak akan kaitannya dengan federasi.
Alhasil, korban memutuskan untuk melapor kepolisian Selandia Baru pada 10 April lalu dan mendukung atas tuduhan tersebut setelah korban melakukan pemeriksaan medis.
Jika hal tersebut terbukti, maka menurut undang-undang di Selandia Baru, Ryan Mendes bisa dituntut penjara selama 20 tahun atas kasus pemerkosaan.
Kapten Cape Verde Ryan Mendes (IG: caf_online)