Ntvnews.id, Washington D.C - Piala Dunia FIFA 2026 resmi mencatatkan diri sebagai turnamen dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar dunia tersebut. Capaian ini melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Piala Dunia 1994.
Hingga Kamis, 25 Juni 2026 lal7, total jumlah penonton yang hadir di stadion telah mencapai 3.605.357 orang. Angka tersebut melampaui catatan Piala Dunia 1994 yang mencatat hampir 3,6 juta penonton.
Dilansir dari Reuters, Minggu, 28 Juni 2026, FIFA mengumumkan pencapaian bersejarah itu saat pertandingan Jerman melawan Ekuador memasuki babak kedua di East Rutherford, New Jersey.
Rekor baru tersebut ditampilkan melalui layar besar stadion dan langsung disambut antusias oleh para pendukung yang hadir.
Jumlah penonton diperkirakan masih akan terus bertambah karena turnamen masih menyisakan 48 pertandingan. Apabila tren tingginya kehadiran penonton terus berlanjut, total penonton Piala Dunia 2026 berpotensi mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan rekor yang tercipta pada Piala Dunia 1994.
Sebagai perbandingan, Piala Dunia 1994 hanya mempertandingkan 52 laga. Sementara itu, edisi 2026 menghadirkan jumlah pertandingan yang jauh lebih banyak.
Baca Juga: Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Kalah Tipis dari Spanyol
Selain itu, tingkat keterisian stadion sepanjang turnamen tercatat mencapai lebih dari 99 persen. Meskipun demikian, tingginya animo masyarakat tidak serta-merta membuat seluruh penggemar sepak bola dapat menyaksikan pertandingan secara langsung.
Ekonom sekaligus pakar bisnis olahraga dari College of the Holy Cross, Victor Matheson, menilai harga tiket yang mahal serta pembatasan perjalanan ke Amerika Serikat bagi warga dari sejumlah negara menjadi hambatan bagi banyak penggemar.
"Banyak orang sebenarnya ingin datang ke turnamen ini, tetapi tidak bisa hadir," kata Matheson.
Di sisi lain, besarnya minat publik tetap membuat stadion-stadion dipadati penonton. Pakar ekonomi olahraga dari University of San Francisco, Dan Rascher, menilai antusiasme masyarakat Amerika Serikat terhadap perhelatan olahraga berskala besar menjadi salah satu faktor utama.
"Warga Amerika ingin menjadi bagian dari momen-momen besar," ujar Rascher.
Upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 sebelum pertandingan pembuka Grup A Babak Pertama Piala Dunia antara Meksiko dan Afrika Selatan di Estadio Azteca (Stadion Meksiko) di Kota Meksiko, Meksiko pada 11 Juni 2026. (Antara)