Geger Pria di India Bawa Kerangka Adik ke Bank usai Gagal Cairkan Tabungan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Apr 2026, 07:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Foto bendera India. Ilustrasi - Foto bendera India. (ANTARA/Shutterstock)

Ntvnews.id, New Delhi - Seorang pria di wilayah timur India membuat geger setelah membawa sisa kerangka adiknya ke sebuah bank demi membuktikan bahwa sang adik telah meninggal dunia. Tindakan itu dilakukan setelah dirinya berulang kali gagal mencairkan tabungan milik adiknya tersebut.

Dilansir dari BBC, Kamis, 30 April 2026, video yang memperlihatkan pria bernama Jitu Munda membawa sisa kerangka adiknya ke bank di negara bagian Odisha viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

Munda yang berusia 52 tahun mengaku nekat melakukan hal tersebut karena frustrasi setelah berkali-kali tidak berhasil mengakses dana di rekening adiknya. Menurutnya, pihak bank meminta bukti resmi kematian sang adik, sementara ia tidak memiliki dokumen tersebut.

Polisi menyebut Munda menggali kembali sisa jenazah adiknya sebelum membawanya ke bank. Namun, pihak bank membantah pernah meminta kerangka tersebut dan menegaskan bahwa mereka hanya meminta dokumen yang diwajibkan secara hukum.

Baca Juga: Hubungan AS-India Retak di Tengah Konflik Global

Bank juga menyatakan insiden itu diduga terjadi akibat kurangnya pemahaman terkait prosedur administrasi yang berlaku. Selain itu, pihak bank mengklaim dana dalam rekening adik Munda sebenarnya sudah diserahkan kepada ahli waris yang sah.

Peristiwa yang terjadi di distrik Keonjhar pada Senin, 27 April 2026 itu langsung menyita perhatian nasional. Banyak pihak mengecam otoritas setempat maupun pihak bank karena dianggap gagal membantu Munda menyelesaikan persoalannya.

Menteri Pendapatan Odisha, Suresh Pujari, mengatakan kasus tersebut kini tengah diselidiki. Ia juga menyebut pemerintah akan mengambil tindakan terhadap manajer cabang bank terkait.

Sementara itu, administrasi distrik Keonjhar menyampaikan "keprihatinan mendalam" atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa perlindungan hak serta martabat masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

x|close