Brian Yuliarto Ingatkan Periset: Jangan Viral Dulu, Pastikan Riset Laku di Pasaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Apr 2026, 18:21
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ditemui di sela-sela kegiatan Kick Off Program Bestari Saintek dan Peluncuran Program Semesta Skema Pendanaan APBN Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (29/4/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad/aa. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ditemui di sela-sela kegiatan Kick Off Program Bestari Saintek dan Peluncuran Program Semesta Skema Pendanaan APBN Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (29/4/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengingatkan para periset dan inovator nasional agar tidak tergoda popularitas sebelum hasil riset benar-benar memiliki nilai pasar.

"Bapak, ibu sekalian, kalau kita baru membuat prototipe, jangan senang dulu, jangan viral dulu. Kita sering baru (buat) prototipe sudah viral, padahal belum tentu laku. Kalau sudah laku baru boleh viral, karena itu betul-betul sudah dapat duit," ujar Brian dalam kegiatan peluncuran Program Bestari Saintek dan Program Semesta Skema Pendanaan APBN Tahun 2026 di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.

Menurutnya, fenomena viralitas kerap justru berbanding terbalik dengan keberhasilan suatu produk riset di pasar.

Baca Juga: Mendiktisaintek Tegaskan Prodi Tak Ditutup, Akan Disesuaikan dengan Perkembangan Teknologi

"Jadi maksudnya kalau sudah viral nanti kita sibuk, bapak, ibu, nanti sibuk menjawab viral-viralnya, akhirnya tidak mengerjakan penelitian. Akhirnya kemana-mana diundang jadi narasumber, tidak menjadi peneliti lagi, jadi akhirnya menjadi celebrity researcher," kata dia.

Brian juga mengajak para peneliti untuk meneladani para ilmuwan peraih Nobel yang dikenal bukan karena viralitas, melainkan dedikasi terhadap penelitian.

"Viralnya setelah dapat Nobel, karena memang mereka sibuk dengan penelitiannya. Jadi saran saya bapak, ibu, sekalian ya, serius tekun, nanti jalan-jalan itu akan terbuka," ujarnya.

Ia turut memberikan apresiasi kepada para peneliti dan dosen di berbagai perguruan tinggi yang terus menjalankan riset secara konsisten meskipun tidak selalu mendapatkan sorotan publik.

Menurut Brian, kelompok tersebut merupakan fondasi utama dalam pengembangan dunia akademik dan inovasi nasional.

Baca Juga: Mendiktisaintek: Teknologi Kampus Dibutuhkan untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah mendapatkan dukungan penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan untuk mendorong hilirisasi hasil riset.

"Sehingga, tujuan kita memberikan dampak yang betul-betul nyata. Kampus sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, lahirnya industri-industri baru itu bisa kita lihat dalam waktu yang tidak terlalu lama," kata Brian Yuliarto.

(Sumber: Antara)

x|close