Arab Saudi Luncurkan Rencana Operasional Haji 2026, Hadirkan Layanan 60 Bahasa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Apr 2026, 14:41
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Jamaah haji melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (ANTARA/HO-MCH 2026) Jamaah haji melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (ANTARA/HO-MCH 2026) (Antara)

Ntvnews.id, 

Makkah - Pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi secara resmi menetapkan rencana operasional pelayanan haji tahun 2026 pada Rabu, 22 April 2026, yang mencakup berbagai inovasi layanan, termasuk pendekatan multibahasa dan teknologi modern.

Presiden Urusan Keagamaan di kedua masjid suci tersebut, Abdulrahman Al-Sudais, meluncurkan rencana operasional ini dalam sebuah seremoni yang digelar di Makkah.

Rencana tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas pengalaman ibadah haji bagi para jamaah, sekaligus menyebarkan pesan dari dua masjid suci kepada masyarakat dunia. Program ini mencakup 150 inisiatif pengayaan, 10 jalur pengayaan, serta layanan keagamaan yang tersedia dalam 60 bahasa.

Al-Sudais menjelaskan bahwa seluruh inisiatif yang disiapkan bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan selama pelaksanaan ibadah haji.

Baca Juga:Imigrasi Perketat Pengawasan untuk Cegah Praktik Haji Ilegal

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah terintegrasi dalam rencana tersebut, yang menjadi langkah penting dalam transformasi layanan keagamaan di Arab Saudi.

Implementasi teknologi ini sejalan dengan agenda nasional “Tahun Kecerdasan Artifisial 2026” di Arab Saudi dan diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta kualitas pengalaman jamaah haji.

Selain itu, rencana operasional ini juga difokuskan untuk memperluas jangkauan global melalui dukungan 60 bahasa, yang didukung oleh sistem digital canggih dan teknologi modern dalam melayani jamaah sekaligus menyebarkan pesan moderasi dari dua masjid suci ke seluruh dunia.

Program ini disusun berdasarkan prinsip-prinsip keagamaan yang kuat dan metodologi yang terstruktur.

Melalui pendekatan terintegrasi, rencana ini bertujuan memperkaya aspek spiritual dan edukatif bagi jamaah haji.

Baca Juga:Arab Saudi Luncurkan Rencana Operasional Haji 2026 dengan 150 Inisiatif dan Layanan 60 Bahasa

Menurut Al-Sudais, pengembangan ini mencerminkan komitmen pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan bagi para jamaah.

Dengan berbagai inisiatif dan layanan multibahasa yang dihadirkan, rencana operasional tersebut menjadi kerangka komprehensif untuk meningkatkan pengalaman ibadah sekaligus memperkuat peran global Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

(Sumber: Antara)

x|close