Ntvnews.id, Jakarta - Dua pelajar korban penyiraman air keras di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar serius di bagian wajah.
Salah satu orang tua korban, Andri, mengungkapkan kondisi anaknya masih lemah dan belum bisa berkomunikasi.
Luka yang diderita cukup parah, terutama di bagian mata, wajah, dan telinga, sehingga membutuhkan penanganan medis khusus.
“Anak saya belum bisa membuka mata dan masih dalam perawatan intensif,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
View this post on Instagram
Selain itu, korban lainnya juga mengalami luka bakar serupa dan masih dalam pengawasan ketat tim medis. Keduanya kini fokus menjalani proses pemulihan.
Pihak keluarga berharap kondisi korban segera membaik sekaligus meminta pelaku segera ditangkap agar mendapatkan keadilan atas peristiwa tersebut.
Sementara itu, Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus penyiraman air keras terhadap dua pelajar di Kampung Somang, Desa Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Rabu (22/4/2026).
Baca Juga: Pengadilan Militer Terima Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
Informasi dan video diunggah akun metro bogor.
garis polisi (dokumen)