Unggah Dirinya Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Lemah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 17:21
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kontroversi kembali muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik tajam secara terbuka kepada pemimpin umat Katolik, Paus Leo XIV Kontroversi kembali muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik tajam secara terbuka kepada pemimpin umat Katolik, Paus Leo XIV (Istimewa)

Ntvnews.id, Washington D.C - Kontroversi kembali muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik tajam secara terbuka kepada pemimpin umat Katolik, Paus Leo XIV.

Trump menilai Paus Leo sebagai sosok yang lemah dalam menangani persoalan kriminal serta tidak cakap dalam urusan kebijakan luar negeri.

Melalui unggahan panjang di Truth Social pada Minggu, 12 April 2026, Trump menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap sikap Paus yang dianggap terlalu vokal mengkritik kebijakan Amerika Serikat, khususnya terkait konflik Iran.

“Paus Leo lemah dalam menangani kejahatan, dan sangat buruk dalam kebijakan luar negeri.” tulis Trump.

Baca Juga: Tumbang Setelah 16 Tahun Berkuasa, Viktor Orban Kalah Telak di Pemilu Hungaria

“Saya tidak menginginkan Paus yang berpikir Iran boleh memiliki senjata nuklir.” tambahnya.

Trump juga menuding Paus terlalu jauh terlibat dalam ranah politik dan meminta agar lebih fokus menjalankan peran sebagai pemimpin agama.

Di sisi lain, Paus Leo XIV diketahui berulang kali menyerukan penghentian perang di Iran. Ia juga mendorong umat Katolik di Amerika Serikat untuk tidak hanya berdoa, tetapi turut mengambil langkah politik demi mendorong perdamaian di kawasan Timur Tengah.

“Leo harus membenahi dirinya sebagai Paus, gunakan akal sehat, berhenti melayani kelompok kiri radikal, dan fokus menjadi Paus yang hebat, bukan politisi,” tulisnya.

Kontroversi kembali muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik tajam secara terbuka kepada pemimpin umat Katolik, Paus Leo XIV <b>(Istimewa)</b> Kontroversi kembali muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik tajam secara terbuka kepada pemimpin umat Katolik, Paus Leo XIV (Istimewa)

Trump dalam pernyataan yang sama turut mengklaim bahwa kebijakannya selama menjabat telah berhasil menekan angka kriminalitas serta menciptakan pasar saham terbesar dalam sejarah.

Selain itu, ia juga menyinggung saudara Paus, Louis Prevost, yang disebutnya lebih sejalan dengan pandangan politiknya.

“Saya lebih menyukai saudaranya, Louis. Dia sepenuhnya MAGA. Dia mengerti, sementara Leo tidak,” ujar Trump.

Tak lama setelah pernyataan tersebut, Trump kembali memicu polemik dengan membagikan gambar berbasis kecerdasan buatan yang menampilkan dirinya menyerupai figur Yesus.

Situasi ini semakin memperuncing hubungan antara Gedung Putih dan Vatikan, yang sebelumnya juga kerap berbeda pandangan dalam isu imigrasi hingga konflik global.

Pernyataan Trump muncul sehari setelah Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian serta mengecam perang, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di Iran.

Dalam misa dan doa di Roma, Paus juga menyinggung bahaya penyembahan diri dan ilusi kekuasaan yang dinilai menjadi pemicu konflik global. Meski tidak menyebut nama Trump secara langsung, arah kritik tersebut dinilai merujuk pada kebijakan pemerintah Amerika Serikat.

“Nama suci Tuhan tidak boleh digunakan untuk membenarkan perang,” ujar Paus dalam salah satu khotbahnya seperti dilansir dari NY Post.

x|close