Iran Klaim Pasokan BBM Aman di Tengah Serangan AS-Israel, Kok Bisa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Apr 2026, 08:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Menteri Perminyakan Iran, Mohsen Paknejad, menegaskan bahwa negaranya tidak akan mengalami gangguan pasokan bahan bakar meskipun tengah menghadapi agresi militer dari Amerika Serikat dan Israel.

Dilansir dari IRNA, Rabu, 1 April 2026, Ia menyebut kondisi pasokan energi tetap terkendali, bahkan di tengah tekanan konflik yang berlangsung.

"Tidak ada alasan untuk khawatir terhadap pasokan bahan bakar. Langkah-langkah yang diperlukan telah diterapkan di bidang ini. Masyarakat dapat yakin bahwa tidak akan ada masalah. Diskon penjualan minyak telah turun drastis. Harga jual rata-rata telah melonjak signifikan," katanya.

Baca Juga: KPK Ungkap Dugaan Aliran 406 Ribu Dolar dalam Kasus Kuota Haji

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump pada Senin, 30 Maret 2026, menyampaikan ancaman keras terhadap infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, serta fasilitas desalinasi.

Sebelumnya, pada akhir Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan besar serta korban jiwa di kalangan warga sipil.

Sebagai balasan, Iran melakukan serangan ke wilayah Israel serta menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, sehingga memperpanjang eskalasi konflik di wilayah tersebut.

x|close