Ntvnews.id, Jakarta -
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 31 Maret 2026, menjelaskan bahwa pelaksanaan SNPMB tahun ini diikuti oleh 146 perguruan tinggi negeri (PTN).
Jumlah tersebut terdiri atas 76 PTN dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai PTN akademik, serta 44 politeknik negeri sebagai PTN vokasi.
"Total peserta SNBP Tahun 2026 adalah 806.242 siswa sekolah lanjutan tingkat atas, yang terdiri atas 509.858 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 190.498 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 104.786 siswa Madrasah Aliyah (MA), dan 1.100 siswa lainnya," katanya.
Eduart menyampaikan bahwa ratusan ribu peserta tersebut bersaing untuk memperebutkan total 189.017 kursi yang tersedia dalam jalur SNBP 2026.
Pada kategori PTN akademik, tercatat sebanyak 774.263 peserta mendaftar dengan total daya tampung sebanyak 162.116 kursi.
Baca Juga: Pendaftar SNBP Tembus 22 Ribu, Minat ke UPN Veteran Jakarta Terus Meningkat
Jumlah peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBP Tahun 2026 berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh masing-masing Rektor PTN Akademik adalah 155.543 peserta, dengan persentase diterima sebesar 20,09 persen.
Dari jumlah peserta yang dinyatakan lulus tersebut, sebanyak 53.897 (19,67 persen) adalah peserta pendaftar KIP Kuliah.
Sementara itu, untuk PTN vokasi, jumlah pendaftar mencapai 77.256 peserta yang bersaing memperebutkan 26.929 kursi yang tersedia.
Jumlah peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBP Tahun 2026 berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh masing-masing Direktur PTN Vokasi adalah 23.438 peserta, dengan persentase diterima sebesar 30,34%.
Dari jumlah peserta yang dinyatakan lulus tersebut, sebanyak 10.574 (31,97 persen) adalah peserta pendaftar-KIP Kuliah.
Eduart turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos dalam seleksi SNBP tahun ini.
"Peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBP Tahun 2026 tidak dapat mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026, 2027, dan 2028 serta Seleksi Jalur Mandiri Tahun 2026," ujarnya menegaskan.
Lebih lanjut, peserta yang dinyatakan lulus diimbau segera melakukan proses verifikasi data akademik serta registrasi ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh masing-masing PTN tujuan.
Dalam proses tersebut, peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya menunjukkan rapor asli, dokumen prestasi asli, ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) asli, serta ketentuan lain yang ditetapkan oleh perguruan tinggi terkait.
Khusus bagi peserta yang lolos dan mengajukan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), akan dilakukan pula verifikasi kondisi ekonomi, baik melalui dokumen maupun kunjungan langsung ke tempat tinggal peserta.
Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBT 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Manfaatnya
Di sisi lain, Eduart juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP agar tetap optimistis.
Ia menyebutkan bahwa peserta masih memiliki peluang untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026. Pendaftaran UTBK-SNBT Tahun 2026 dibuka hingga Selasa, 7 April 2026, pukul 15.00 WIB.
Pengumuman resmi terkait kelulusan SNBP 2026 dapat diakses melalui laman resmi SNPMB maupun melalui situs 42 PTN mitra.
(Sumber: Antara)
Ketua Umum Tim Penanggungjawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 Eduart Wolok (ketiga kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 31 Maret 2026. ANTARA/Sean Filo Muhamad (Antara)