Ntvnews.id, Jakarta - Kemacetan parah menghantam ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) hingga Tol Palikanci di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada arus balik Lebaran H+5, Kamis malam (26/3/2026). Antrean kendaraan mengular panjang dan menciptakan situasi yang kerap disebut sebagai “macet horor” oleh para pemudik yang terjebak di dalamnya.
Kepadatan lalu lintas ini dipicu oleh perilaku ribuan pengendara yang memilih berhenti di bahu jalan untuk beristirahat. Kondisi tersebut terjadi karena kapasitas rest area di sepanjang ruas Tol Kanci–Pejagan hingga Cipali tidak lagi mampu menampung lonjakan kendaraan pada puncak arus balik.
Akibatnya, banyak kendaraan yang menepi hingga memakan sebagian badan jalan. Penyempitan lajur ini langsung berdampak pada arus kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta yang tersendat parah. Laju kendaraan pun turun drastis, hanya mampu bergerak sekitar 20 km/jam, bahkan beberapa kali berhenti total.
Baca Juga: FIFA Series 2026 Digelar Hari Ini: Timnas vs Saint Kitts and Nevis
Kemacetan terpantau membentang hingga 34 kilometer. Antrean dimulai dari ruas Tol Palikanci di wilayah Plumbon, tepatnya di KM 198, dan terus memanjang hingga KM 164 di wilayah Majalengka.
Untuk mengatasi kepadatan yang terus bertambah, pengelola jalan tol bersama kepolisian menerapkan langkah rekayasa lalu lintas. Sistem contra flow diberlakukan dari KM 169 hingga KM 162 arah Jakarta guna memecah antrean yang sebelumnya sempat melampaui 20 kilometer.
Selain itu, pengaturan buka-tutup rest area juga diterapkan, khususnya di Rest Area KM 164 dan KM 130. Kebijakan ini diambil untuk mencegah antrean kendaraan masuk rest area meluber ke jalur utama dan memperparah kemacetan.
Baca Juga: DPR Berhemat: Lampu Padam Jam 8 Malam-Pemakaian Mobil Dinas Dikurangi
Data dari pengelola tol menunjukkan bahwa pada H+5 Lebaran, lebih dari 57.000 kendaraan melintasi Tol Cipali menuju arah Jabodetabek. Meski jumlah ini lebih rendah dibandingkan puncak arus balik sehari sebelumnya, kepadatan tetap tinggi karena distribusi kendaraan yang tidak merata dan keterbatasan fasilitas istirahat.
Petugas terus mengingatkan para pemudik agar tidak berhenti di bahu jalan. Selain berbahaya, kebiasaan tersebut menjadi faktor utama penyebab kemacetan panjang. Pemudik dianjurkan keluar ke jalur arteri jika ingin beristirahat agar perjalanan tetap aman dan arus lalu lintas di jalan tol tidak terganggu.
Antrean kendaraan melintasi jalan Tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Senin (23/3/2026). ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/foc/aa. (Antara)