Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Transmigrasi menghadirkan Program Transmigrasi Patriot (Trans Patriot) sebagai upaya memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut dirancang sebagai wadah transfer ilmu pengetahuan melalui kehadiran SDM unggul yang akan berkontribusi langsung di kawasan transmigrasi.
Program ini juga menjadi bagian dari transformasi kebijakan transmigrasi yang tidak lagi hanya berfokus pada perpindahan penduduk, tetapi diarahkan pada pembentukan ekosistem ekonomi baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara
“Transmigrasi hari ini bukan lagi sekadar relokasi penduduk, tetapi penciptaan ekosistem ekonomi baru dengan orientasi kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya, dikutip dari keterangan foto yang diunggah akun resmi Kementerian Transmigrasi, Jumat, 6 Maret 2026.
Melalui Program Beasiswa Patriot, pemerintah mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari S1 atau D4 hingga S3. Para penerima beasiswa tersebut nantinya diharapkan melakukan pengabdian di kawasan transmigrasi.
Kehadiran SDM unggul tersebut diharapkan dapat mendorong terjadinya transfer ilmu pengetahuan, inovasi, serta peningkatan produktivitas masyarakat di kawasan transmigrasi.
Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi yang lebih tangguh sekaligus berkelanjutan.
View this post on Instagram
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman. (Instagram)