Infografik: Kemlu Sediakan Kontak Darurat bagi WNI di Tengah Konflik Timur Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 18:00
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemerintah Indonesia menyediakan kontak darurat untuk warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah yang terdampak konflik usai serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. Pemerintah Indonesia menyediakan kontak darurat untuk warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah yang terdampak konflik usai serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. (Antara)

Ntvnews.id , Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyediakan kontak darurat bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya ketegangan akibat serangan Amerika Serikat–Israel ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan perlindungan dan keselamatan WNI di negara-negara terdampak konflik.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri per Juni 2025, jumlah WNI terbesar di kawasan tersebut berada di Arab Saudi sebanyak 88.657 orang, disusul Uni Emirat Arab 37.304 orang, dan Qatar 8.416 orang.

Baca Juga:  Diungsikan ke KBRI, Dubes Pastikan WNI di Iran dalam Kondisi Aman

Selain itu, terdapat 6.565 WNI di Bahrain dan 3.916 orang di Kuwait. Sementara di wilayah yang turut terdampak langsung konflik, tercatat 441 WNI berada di Iran, 521 orang di Irak, 765 orang di Suriah, 845 orang di Lebanon, dan 1.231 orang di Yordania.

Kemlu juga merilis daftar nomor darurat yang dapat dihubungi WNI, di antaranya KBRI Damaskus untuk Suriah, KBRI Beirut untuk Lebanon, KBRI Amman untuk Yordania, KBRI Baghdad untuk Irak, serta KBRI Teheran untuk Iran.

Selain itu, perwakilan RI di Riyadh dan Jeddah (Arab Saudi), Kuwait City, Abu Dhabi dan Dubai (UEA), Doha (Qatar), serta Manama (Bahrain) juga disiagakan guna memberikan layanan dan pendampingan bagi WNI.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, mengimbau masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan atau transit melalui kawasan Timur Tengah agar mempertimbangkan kembali rencana tersebut dan, bila perlu, menunda perjalanan.

WNI yang berada di wilayah terdampak juga diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, menjaga komunikasi dengan perwakilan RI, serta memastikan dokumen penting seperti paspor mudah diakses jika terjadi situasi darurat.

Baca Juga:  KBRI Riyadh Pantau Kondisi WNI di Arab Saudi di Tengah Konflik

Pemerintah menyatakan komitmennya untuk terus menjaga perkembangan situasi dan memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh WNI di luar negeri.

Kanal pelaporan dare juga disediakan melalui laman resmi Kemlu guna memudahkan koordinasi dan pendataan apabila kondisi keamanan sewaktu-waktu memburuk.

Berikut infografiknya:

Pemerintah Indonesia menyediakan kontak darurat untuk warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah yang terdampak konflik usai serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. <b>(Antara)</b> Pemerintah Indonesia menyediakan kontak darurat untuk warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah yang terdampak konflik usai serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. (Antara)

x|close