China Desak Penghentian Serangan AS-Israel ke Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mar 2026, 14:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Isrel serang Iran Isrel serang Iran (Reuters)

Ntvnews.id, Beijing - China menyampaikan keprihatinannya atas aksi militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Beijing menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui kantor juru bicara Kementerian Luar Negeri China pada Sabtu, 28 Februari 2026 lewat akun X resminya, yang menyoroti agar wilayah Iran tetap dihormati.

"China sangat prihatin atas serangan militer terhadap Iran yang dilancarkan oleh AS dan Israel. Kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah Iran harus dihormati," ujarnya.

China juga meminta agar operasi militer tersebut segera dihentikan. Beijing mendorong penyelesaian melalui jalur dialog dan perundingan demi menjaga stabilitas di kawasan Timur Tengah.

"China menyerukan penghentian segera aksi militer, tidak ada lagi peningkatan ketegangan, dimulainya kembali dialog dan negosiasi, serta upaya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah," lanjutnya.

Baca Juga: Drone Iran Hantam Burj Al Arab, Dubai Memanas

Sementara itu, perwakilan Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut mengecam keras serangan militer tersebut. Moskow menilai tindakan itu tidak memiliki provokasi dan bertentangan dengan prinsip hukum internasional.

"Tindakan Washington dan Yerusalem Barat tidak lain adalah tindakan agresi bersenjata tanpa provokasi lainnya terhadap negara anggota PBB yang berdaulat dan independen, yang melanggar piagam organisasi dan prinsip-prinsip dasar hukum internasional," kata utusan Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia dalam sesi darurat Dewan Keamanan PBB seperti dilaporkan Anadolu, Minggu, 1 Maret 2026.

Negara-negara anggota Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kecuali Amerika Serikat (AS) pada Rabu (27/8) menyerukan gencatan senjata segera dan pembatalan keputusan Israel untuk memperluas operasi militernya di Gaza. <b>(ANTARA)</b> Negara-negara anggota Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kecuali Amerika Serikat (AS) pada Rabu (27/8) menyerukan gencatan senjata segera dan pembatalan keputusan Israel untuk memperluas operasi militernya di Gaza. (ANTARA)

Ia menegaskan bahwa serangan tersebut "mencampuri urusan internal Iran dan menghancurkan negara yang tidak disukai Barat," serta menyebut langkah AS dan Israel sebagai tindakan yang ceroboh.

"Langkah AS dan Israel yang tidak bertanggung jawab, langkah gegabah, seperti yang telah kami peringatkan sebelumnya, telah menyebabkan peningkatan tajam situasi di seluruh wilayah," tuturnya.

"Selain itu, operasi militer AS dan Israel merupakan pengkhianatan terhadap diplomasi," tambahnya.

Sesi darurat Dewan Keamanan PBB itu diajukan oleh misi tetap Prancis, Bahrain, China, Rusia, dan Kolombia.

x|close