Bill Gates Minta Maaf atas Hubungannya dengan Jeffrey Epstein

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2026, 05:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Bill Gates. (Instagram) Bill Gates. (Instagram)

Ntvnews.id, Washington D.C - Pendiri Microsoft, Bill Gates, menyampaikan permintaan maaf terkait relasinya dengan terpidana kasus kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Permohonan maaf itu disampaikan Gates kepada jajaran staf di yayasan filantropinya. Ia mengakui bahwa keputusannya menjalin hubungan dengan Epstein merupakan kekeliruan serius yang berdampak buruk terhadap citra organisasinya, sebagaimana dilaporkan The Wall Street Journal.

“Itu adalah kesalahan besar menghabiskan waktu dengan Epstein,” kata Gates dalam pertemuan internal, dikutip dari Anadolu, Jumat, 27 Februari 2026.

“Saya meminta maaf kepada orang lain yang terseret dalam situasi ini karena kesalahan yang saya buat,” lanjut Gates.

Ia juga mengungkapkan pernah memiliki hubungan di luar pernikahan dengan dua perempuan asal Rusia, yang informasinya diketahui oleh Epstein. Gates menegaskan bahwa kedua perempuan tersebut bukan korban pelecehan Epstein.

Baca Juga: Dokumen Jeffrey Epstein Kembali Seret Bill Gates dan Tuduh Punya Penyakit Menular Seksual

Menanggapi beredarnya foto dirinya bersama sejumlah perempuan dalam dokumen Epstein yang baru dipublikasikan, Gates mengatakan gambar-gambar tersebut diambil atas permintaan Epstein dan hanya melibatkan staf kantornya.

“Saya tidak melakukan hal ilegal. Saya tidak melihat hal ilegal,” ujar Gates, sembari menegaskan bahwa ia tidak memiliki hubungan dengan para korban Epstein maupun perempuan yang berada dalam lingkarannya.

Gates menyebut pertemuan pertamanya dengan Epstein berlangsung pada 2011 dan berlanjut hingga 2014. Saat itu, mantan istrinya, Melinda French Gates, telah menyampaikan kekhawatiran sejak 2013. Ia mengakui bahwa naluri Melinda terbukti benar dan dirinya mengabaikan peringatan tersebut.

Bill Gates. (Foto: Reuters) Bill Gates. (Foto: Reuters)

Hubungan mereka melibatkan perjalanan udara bersama serta pertemuan di berbagai negara, termasuk Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat. Meski demikian, Gates menegaskan bahwa ia tidak pernah bermalam maupun mengunjungi pulau pribadi Epstein.

Menurut Gates, kehadiran sejumlah tokoh publik lain dalam berbagai pertemuan tersebut sempat menciptakan kesan legitimasi. Namun ia mengakui bahwa relasinya dengan Epstein, termasuk korespondensi yang belakangan terungkap dalam catatan pemerintah, telah mencoreng reputasi yayasannya dan bertentangan dengan nilai-nilai utama organisasi tersebut.

Baca Juga: Prabowo Gelar Pertemuan dengan Bill Gates, Anugerahkan Bintang Jasa Utama

Epstein meninggal dunia dalam tahanan di New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan manusia. Sebelumnya, pada 2008, ia mengaku bersalah di Florida atas dakwaan meminta layanan prostitusi dari anak di bawah umur.

Gates sebelumnya telah menyampaikan penyesalan atas hubungannya dengan Epstein. Namun, permintaan maaf terbuka yang disampaikan kepada staf yayasan kali ini menjadi pernyataan paling tegas mengenai dampak reputasi yang timbul akibat relasi tersebut.

TERKINI

Load More
x|close