Ntvnews.id, Kota Meksiko - Secretaría de Seguridad y Protección Ciudadana atau Kementerian Keamanan dan Perlindungan Warga Negara Meksiko menyatakan bahwa seluruh jalan raya dan jalur utama di negara itu telah kembali beroperasi normal setelah sempat terjadi kerusuhan dan blokade menyusul tewasnya seorang pemimpin kartel.
"Jalan raya dan jaringan jalan telah kembali beroperasi normal, dan warga negara harus merasa aman," kata departemen tersebut pada Senin, 23 Februari 2026.
Seiring membaiknya situasi, maskapai nasional Aeroméxico mengumumkan pemulihan penerbangan secara bertahap menuju dan dari Guadalajara, Puerto Vallarta, Manzanillo, serta Tepic setelah sebelumnya melakukan penyesuaian jadwal akibat gangguan keamanan di sejumlah negara bagian.
Baca Juga: Terungkap! Meksiko Serahkan 92 Anggota Kartel ke AS dalam Setahun Belakangan
Dua maskapai berbiaya rendah nasional, Volaris dan Viva Aerobus, turut menyampaikan kebijakan serupa pada hari yang sama.
Sebelumnya, pada 22 Februari 2026, Secretaría de la Defensa Nacional melancarkan operasi militer untuk menangkap Nemesio Oseguera Cervantes, yang juga dikenal sebagai El Mencho, pemimpin kartel Generasi Baru Jalisco yang terlibat dalam perdagangan narkoba lintas negara.
Menurut kementerian tersebut, El Mencho meninggal dunia akibat luka yang dideritanya saat hendak dibawa ke Kota Meksiko.
Kematian itu memicu aksi balasan dari kelompok kartel melalui kampanye kekerasan di sejumlah negara bagian, termasuk pemasangan penghalang jalan serta pembakaran bangunan dan kendaraan.
Baca Juga: Kerusuhan Kartel di Meksiko, Kemlu RI Pastikan WNI Selamat
(Sumber: Antara)
Seorang polisi berjaga di dekat mobil yang terbakar di sebuah jalan di Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco, Meksiko, Minggu, 22 Februari 2026. ANTARA/Xinhua/Diana Marquez/aa. (Antara)