Pesawat Pelita Air yang Jatuh di Nunukan Ditemukan Terbakar, Pilot Dipastikan Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Feb 2026, 15:43
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Bandar Udara Yuvai Semaring, Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (ANTARA/Susylo Asmalyah) Pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Bandar Udara Yuvai Semaring, Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (ANTARA/Susylo Asmalyah) (Antara)

Ntvnews.id, Tanjung Selor - Pesawat kargo Pelita Air Service dengan nomor penerbangan PAS 7101 rute Long Bawan menuju Tarakan yang dilaporkan jatuh di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis siang, 19 Februari 2026, telah ditemukan dalam kondisi terbakar. Peristiwa tersebut juga dilaporkan menimbulkan korban jiwa.

“Sudah diketemukan (pesawatnya),” kata Camat Krayan Timur, Lianthoni, melalui pesan singkat, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menjelaskan lokasi penemuan pesawatyang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) itu berada di Pa’ Belaban, tepatnya di kawasan Pa’ Betung, Kecamatan Krayan Timur. Pesawat tersebut ditemukan dalam keadaan hangus terbakar.

Baca Juga: Pesawat Pengangkut BBM Diduga Jatuh di Antara Gunung Pa’ Betung dan Pa’ Remayo

Lianthoni juga mengonfirmasi adanya korban meninggal dunia yang diduga merupakan pilot pesawat tersebut.

“Iya betul dan jenazah dibawa menuju Puskesmas Long Bawan,” ujarnya.

Hingga kini, informasi lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan dan identitas korban masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga: Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Perbukitan Kalimantan, Kepulan Asap Terlihat dari Bandara

(Sumber: Antara) 

x|close