Hujan 35 Hari Berturut-turut, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Prancis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Feb 2026, 06:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi hujan lebat. ANTARA/HO Ilustrasi hujan lebat. ANTARA/HO (Antara)

Ntvnews.id, Paris - Wilayah barat Prancis diguyur hujan selama 35 hari tanpa henti. Kondisi ini memicu banjir yang merendam ratusan rumah dan dilaporkan menyebabkan korban jiwa.

Menurut laporan kantor berita AFP pada Rabu, 18 Februari 2026, seorang pria dilaporkan hilang di Sungai Loire, wilayah barat Prancis yang terdampak banjir. Layanan cuaca nasional Meteo-France menyebut Prancis mengalami periode musim hujan terpanjang sejak pencatatan dimulai pada 1959, sekaligus memecahkan rekor sebelumnya pada 2023.

Empat departemen di wilayah barat Prancis ditetapkan dalam status siaga merah terkait risiko banjir, sementara sembilan departemen lainnya berada dalam status siaga oranye.

Pejabat setempat memperkirakan kondisi akan semakin memburuk dengan datangnya Badai Pedro yang diperkirakan melanda sebagian besar Eropa barat.

Baca Juga: 6 Shio yang Bakal Kaya Raya dan Kebanjiran Rezeki di Tahun Kuda Api 2026

Wali Kota Bordeaux, Pierre Hurmic, mengaktifkan rencana darurat di kota barat daya tersebut, yang untuk pertama kalinya dilakukan sejak banjir besar pada 1999.

Di kota Chalonnes-sur-Loire, yang berada di tepi kiri Sungai Loire, seorang pria dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik. Pejabat senior Francois Pesneau menyatakan arus sungai sangat kuat dan suhu air sangat dingin.

"Kami mengerahkan sumber daya, tetapi secara obyektif hanya ada sedikit peluang untuk menemukan orang ini," kata Pesneau.

Ilustrasi banjir <b>(Pixabay/ hans)</b> Ilustrasi banjir (Pixabay/ hans)

Di kota Saintes, Departemen Charentes-Maritim, sejumlah jalan utama terendam banjir, termasuk kawasan Arch of Germanicus, monumen bersejarah yang menjadi pintu masuk kota sejak era Romawi.

Secara keseluruhan, sekitar 50 ruas jalan dan 900 rumah dilaporkan terendam banjir. Puncak banjir diperkirakan terjadi pada akhir pekan ini.

Baca Juga: Ibu Hamil di NTT Rasakan Manfaat MBG: Nutrisi Terpenuhi, Perkembangan Janin Terpantau Baik

"Puncak banjir diperkirakan tidak akan terjadi sebelum hari Sabtu atau Minggu," kata Wali Kota Bruno Drapron.

Direktur layanan peringatan banjir, Lucie Chadourne-Facon, mengatakan curah hujan yang diperkirakan turun pada Rabu dan Kamis dapat memicu banjir tambahan, dengan intensitas hujan baru diperkirakan berkurang pada Jumat.

"Kembalinya ke kondisi normal akan terjadi secara bertahap," tambah Chadourne-Facon.

x|close