Ini Pesan Prabowo untuk Petugas Haji

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jan 2026, 13:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026 Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026 (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bahwa tugas yang mereka jalani merupakan amanah besar yang berkaitan langsung dengan kehormatan bangsa Indonesia.

Amanat tersebut disampaikan Presiden Prabowo melalui Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf saat upacara Pembekalan Pelatihan dan Pendidikan (Diklat) PPIH Arab Saudi Tahun 2026.

Dalam kesempatan itu, Gus Irfan membacakan sambutan Presiden Prabowo di hadapan para calon petugas haji di Markas Komando Daerah Operasi Udara 1, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

"Izinkan saya membaca sambutan dari Presiden Prabowo Subianto. Hadirin yang saya hormati, penyelenggara ibadah haji adalah amanah besar negara. Amanah ini tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga menyangkut kehormatan bangsa," ujar Gus Irfan.

Ia menegaskan, posisi Indonesia di mata dunia internasional turut ditentukan oleh kinerja para petugas haji yang bertugas di Tanah Suci. Menurutnya, Indonesia setiap tahun memberangkatkan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, sehingga menuntut kesiapan yang matang, tata kelola yang tertib, serta kualitas petugas yang profesional.

Baca Juga: Lagi, Chiki Fawzi 2 Kali Dicopot Jadi Petugas Haji 2026

"Setiap tahun, Indonesia mengirimkan jemaah haji dalam jumlah terbesar di dunia. Fakta ini menuntut kesiapan kita yang sungguh-sungguh, tata kelola yang tertib, serta kualitas petugas yang dapat diandalkan," ujar Gus Irfan.

Gus Irfan juga menekankan bahwa PPIH memiliki peran strategis sebagai wajah negara di hadapan para jemaah. Karena itu, kinerja petugas tidak semata diukur dari tugas yang diselesaikan, tetapi juga dari sikap, keteguhan, dan kepekaan dalam memberikan pelayanan. Ia menambahkan, para petugas dituntut tetap tenang, sigap, dan bertanggung jawab di tengah padatnya aktivitas, beragamnya latar belakang jemaah, serta tantangan fisik dan emosional selama bertugas.

"Pekerjaan ini menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis, butuh integritas, kedisiplinan, serta kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki dampak langsung bagi keselamatan dan kenyamanan jemaah," kata Gus Irfan.

Oleh sebab itu, pembekalan dinilai sangat penting untuk mempersiapkan petugas tidak hanya memahami tugas, tetapi juga menyatukan langkah dalam satu misi pelayanan. Gus Irfan menegaskan bahwa disiplin menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026 <b>(Istimewa)</b> Pemerintah Kukuhkan 1.620 Petugas Haji 2026 (Istimewa)

"Saya menekankan bahwa disiplin adalah fondasi utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Disiplin dalam mematuhi regulasi, disiplin dalam menjalankan peran dan kewenangan, disiplin dalam waktu, serta disiplin dalam menjaga etika dan integritas," ujarnya. "Tanpa disiplin, sistem yang baik tidak akan bisa berjalan. Tanpa disiplin, pelayanan akan kehilangan arah," imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar para petugas melayani jemaah dengan keikhlasan, ketulusan, dan etika demi menjaga martabat manusia serta menghormati niat ibadah.

"Setiap bantuan yang diberikan, setiap masalah yang diselesaikan, dan setiap kesabaran yang Anda tunjukkan adalah bagian dari tanggung jawab moral dan tanggung jawab keagamaan," ucap Gus Irfan.

Baca Juga: Curhatan Chiki Fawzi Usai Dicopot Jadi Petugas Haji 2026

Menutup sambutannya, Gus Irfan mengajak seluruh petugas menjadikan pembekalan ini sebagai sarana belajar, introspeksi, dan penguatan komitmen.

"Saudara semua adalah wakil negara. Jaga nama baik Indonesia, jaga amanah yang dipercayakan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab," katanya. Ia kemudian secara resmi mengukuhkan para peserta sebagai petugas haji.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrohim, dengan ini saya kukuhkan saudara-saudara menjadi Petugas Haji Indonesia 1447 Hijriah, 2026 Masehi," tutup Gus Irfan.

x|close